TARAKAN – Unsur TNI/Polri terus melakukan persiapan kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu diagendakan tiba pada hari ini (28/2).
Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Rachmat menjelaskan, telah membagi seluruh jajaran personel di tiga titik lokasi yang rencananya akan hadir Joko Widodo.
Penyesuaian rencanan pengamanan juga telah disusun bersama Kodam VI Mulawarman. “Kesiapan personel sudah dimaksimalkan. Termasuk persiapan di Kota Tarakan yang merupakan wilayah pertama pendaratan RI 1. Jadi ditiap-tiap titik pendaratan RI 1 sudah diskemakan. Kalau untuk pendampingan dari Kapolda sendiri, kami masih menunggu seperti apa nanti dari Kodam,” tegasnya.
Rencananya, tiga titik di Kaltara yang rencananya akan didatangi oleh rombongan Jokowi yakni ke Kota Tarakan, Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Kabupaten Bulungan dan groundbreaking PLTA Mentarang di Kabupaten Malinau.
Khusus di Tarakan, pihak kepolisian memastikan tak ada pengalihan arus lalu lintas pada kedatangan rombongan Istana Negara. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Lantas AKP Rully Zuldh Fermana.
Dia mengungkapkan, tak ada permintaan khusus dari RI 1 untuk pengalihan arus lalu lintas. “Ya jadi mungkin bapak RI tidak mau mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Namun pihaknya akan tetap melakukan pengaturan lalu lintas. Dengan tujuan untuk memperlancar arus lalu lintas. Pihaknya belum menentukan terkait rekayasa jalan. “Kami ya mengatur dan mengarahkan saja,” imbuhnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat beberapa lokasi yang nantinya akan dikunjungi Jokowi seperti wilayah Tanjung Pasir, Pasar Tenguyun dan Pasar Dayak. Namun, lokasi ini bersifat fleksibel yang bisa bertambah dan berkurang.
“Tapi sementara ada satu titik kunjungan di Tanjung Pasir. Disitu kita plotting anggota. Kalau banyak kendaraan VVIP, kami juga tentu sediakan parkiran. Kami sudah survei juga tempatnya, memang agak sempit tapi bisa saja. Kami sudah atur,” bebernya.
Terpisah, Panglima Kodam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo menegaskan, pengamanan akan mengutamakan keselamatan. Pihaknya dibantu dengan Polda Kaltara dalam pengamanan.
Untuk mewujudkan keamanan situasi dan kondisi di lapangan, pihaknya telah menyebarkan personel gabungan TNI/Polri terutama di lokasi kegiatan. Bahkan ia juga mengecek langsung kesiapan peralatan. Baik itu kendaraan dari Bandara Juwata Tarakan hingga lokasi kunjungan kerja di wilayah Malinau dan Tanjung Selor.
“Kami berharap kegiatan bapak Presiden selama di Kaltara bisa berjalan aman hingga beliau kembali ke Jakarta,” pesannya. (kn-2)


