TANJUNG SELOR – Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) jadi atensi Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang kepada seluruh perusahaan yang ada di Kaltara.
Hal itu dikarenakan selama ini masih terjadi kelalaian dalam penerapan K3 di Kaltara. Pentingnya menjaga K3, agar tidak terjadinya kecelakaan kerja. Yang menjadi atensi, jika kecelakaan kerja ini menimbulkan fatalitas hingga jatuhnya korban jiwa.
Untuk itu, seluruh perusahaan agar melakukan pencegahan dan upaya preventif. “Semua orang tidak ingin mengalami celaka. Supaya terhindar dari musibah, maka setiap orang harus ikhtiar dan mentaati aturan, protap ataupun SOP yang sudah ditetapkan,” pesan Zainal, Selasa (7/3).
Ia meminta setiap perusahaan yang ada di Kaltara, baik perusahaan perkebunan, pertambangan, konstruksi dan sebagainya. Untuk ketat dan memaksakan seluruh pekerjanya agar taat menggunakan alat pelindung diri (APD). Bahkan dirinya meminta agar potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan terhadap pekerja. Perusahaan harus cepat menangani tidak sampai dibiarkan berlarut-larut.
“Saya titip supaya perusahaan-perusahaan tetap memberikan peringatan di setiap tempat, tentang prosedur yang harus dijalankan. Seluruh perusahaan di Kaltara, jangan menyepelekan hal ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrnas) Kaltara Haerumuddin mengatakan, tahun sebelumnya mendapati masih adanya kecelakaan kerja bahkan menyebabkan hilangnya nyawa pekerja.
“Ada satu orang yang meninggal di Kota Tarakan. Ke depan, akan terus melakukan pemantauan terhadap perusahaan agar K3 tidak disepelekan,” singkatnya. (kn-2)


