TANJUNG SELOR – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dalam memberikan pelayanan di bidang kesehatan. Khususnya Rumah Sakit Daerah (RSD) dr H Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan Imam Sujono, masih banyak yang harus dibenah dari pelayanan rumah sakit. “Banyak masukan-masukan dari publik. Ya, kita harapkan rumah sakit bisa menata, sebab banyak keluhan dari masyarakat,” terang Imam, Rabu (12/4).
Salah satu yang menjadi keluhan masyarakat, terkait penambahan waktu operasional bagian Poli. Pelayanan poli dari pukul 08.00-14.00 Wita, sedangkan masyarakat berharap dibuka hingga pukul 16.00 Wita.
“Inikan berbeda. Seperti UGD 24 jam dan masuk kedaruratan, sedangkan Poli ini tidak daruarat. Kita masih pertimbangkan,” ungkapnya.
Imam juga menambahkan, dengan adanya manajemen baru sehingga banyak perubahan yang terjadi pada pelayanan di rumah sakit. “Mudah-mudahan ini bukan hanya karena ada pergantian manajemen, terus ada perbaikan. Ya kita inginkan terus ada perubahan,” harapnya.
Sementara itu, Kabid Pengembangan, Humas dan Hukum dr H Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor dr Heriyadi Suranta mengakui, permasalahan di rumah sakit cukup banyak. Saat ini masih fokus untuk perbaikan layanan dan sarana prasarana (sarpras).
“Ada beberapa masukan dalam forum konsultasi publik, yang akan kita tindak lanjuti,” ungkapnya.
Rumah sakit dalam sisi pelayanan, akan memaksimalkan pendaftaran online. Sehingga, pasien tidak menunggu lama. Termasuk waktu pelayanan Poli akan diperpanjang hingga pukul 16.00 Wita. Selama ini enam hari kerja layanan Poli hanya sampai pukul 14.00 Wita. Namun, permasalahan waktu untuk pelayanan Poli memang harus dipertimbangkan. Mengingat, ada banyak pasien dari luar wilayah Tanjung Selor.
“Jika waktu layanan singkat, otomatis tidak bisa mendapatkan layanan Poli. Lalu pada perbaikan sarana dan prasarana ruang anak serta ruang tunggu yang difokuskan,” tutupnya. (kn-2)


