Sunday, 24 May, 2026

Harga Barang Jasa Alami Inflasi

TANJUNG SELOR – Harga barang/jasa di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengalami inflasi (mtm) 0,37 persen atau terjadi perubahan Indeks Harga Konsumen 113,74 persen pada Mei 2023. Menjadi 114,16 persen pada Juni 2023.

Inflasi tahun kalender (ytd) sebesar 1,42 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) 2,91 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara Mas’ud Rifai mengatakan, inflasi bulanan (mtm) dipengaruhi kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,03 persen, kelompok kesehatan 0,41 persen, kelompok transportasi 0,13 persen.

Kemudian kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,12 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,07 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,03 persen. Untuk kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran, masing-masing dengan 0,00 persen.

Selanjutnya, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami deflasi -0,03 persen. “Hanya beberapa kelompok saja yang menyumbang inflasi pada Juni 2023. Itu tidak signifikan alami kenaikan inflasi dari Mei ke Juni,” terangnya, Selasa (4/7).

Pada Juni 2023, kelompok pengeluaran yang memiliki andil bulanan yang dominan terhadap inflasi bulanan (mtm) adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,31 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,02 persen, kelompok transportasi 0,02 persen, kelompok kesehatan 0,01 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,01 persen.

Sementara untuk kelompok rekreasi, olahraga dan budaya, kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan, kelompok pendidikan, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar dan kelompok, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga masing-masing 0,00 persen.

“Jika kelompok makanan, minuman dan tembakau diperinci, maka terjadi inflasi secara tahunan (yoy) pada kelompok bahan makanan gabungan Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor sebesar 0,42 persen. Inflasi kalender 2,38 persen dan inflasi bulanan 1,26 persen,” tuturnya.

Terhadap kelompok bahan makanan di Kota Tanjung Selor mengalami inflasi tahunan (yoy) 13,88 persen, inflasi kalender 1,36 persen, dan inflasi bulanan 0,12 persen. Untuk kelompok bahan makanan di Kota Tarakan mengalami inflasi tahunan (yoy) 11,31 persen, deflasi kalender -0,08 persen, dan deflasi bulanan -0,05 persen. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru