Friday, 3 April, 2026

Ini Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir…

TANJUNG SELOR – Dua hari terakhir ini, Kabupaten Bulungan alami pemadaman listrik bergilir. Hal itu dikarenakan pemulihan sistem kelistrikan, yang dikerjakan mulai Minggu (9/7) lalu.

Menurut Manajer PLN UP3 Kaltara Arief Prastyanto, pemadaman yang terjadi karena melakukan pengaturan beban pasokan daya listrik. Meskipun, kondisi pemadaman bergilir, PLN bergerak cepat lakukan pemulihan sistem kelistrikan di Tanjung Selor dengan memaksimalkan pasokan daya eksisting.

“Saat ini kondisinya kita sedang normalisasi kelistrikan. Kita pun lakukan pengaturan beban pasokan daya listrik,” jelas Arief, Selasa (11/7).

Diakui Arief, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Unit 2 keluar dari sistem pada Minggu (9/7) sekitar pukul 15.04 Wita. “Kami langsung melakukan pengaturan beban. Untuk menyelamatkan daerah lain, sehingga dampak padam tidak semakin meluas,” harap Arief.

Akibat tidak beroperasinya PLTMG 2 Unit, membuat daya mampu total pembangkit sistem Tanjung Selor yang sebelumnya 26 Megawatt (MW) turun menjadi 13 MW. Beban puncak tertinggi mencapai 18 MW, kondisi kelistrikan di Tanjung Selor mengalami defisit daya sekitar 5 MW.

PLN berupaya memaksimalkan pembangkit yang tersedia, sebagai cadangan pasokan listrik. Sehingga, pasokan listrik di Tanjung Selor dimaksimalkan bisa segera kembali pulih.

“Menopang pasokan listrik yang hilang akibat gangguan, kita berkoordinasi intens dengan PLN Nusantara Power. Agar menyiapkan pembangkit standby, untuk membackup pasokan listrik yang hilang,” terangnya.

Arief juga menyampaikan permohonan maaf dan memastikan PLN akan terus bekerja untuk pasokan listrik di Tanjung Selor sepenuhnya pulih.

“Atas gangguan yang terjadi, kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya yang sebabkan pemadaman bergilir. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan guna kelancaran pasokan listrik,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru