Tuesday, 21 April, 2026

Kesehatan 1.548 WBP Diperiksa

TARAKAN – Lapas Kelas IIA Tarakan tak mau kecolongan terkait kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Upaya yang dilakukan agar tetap menjaga warga binaan sehat dan aman, dengan melakukan tes kesehatan secara rutin.

Salah satunya pemeriksaan kesehatan penyakit tuberkulosis atau TBC. “Kami screening, kalau sudah dirontgen dada. Kalau ada indikasi, nanti dicek dahaknya. Kami targetkan 1.548 warga binaan dicek,” jelas Perawat Lapas Kelas IIA Tarakan, Liberia, Kamis (27/7).

Alasan pemeriksaan khusus penyakit TBC yang dilakukan serentak di semua lapas se-Indonesia belum diketahui pasti. Namun, pemeriksaan ini berdasarkan permintaan dari Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan yang khawatir banyaknya temuan warga binaan mengidap TBC.

“Kadang-kadang tidak batuk tapi TBC. Jadi supaya ketahuan dan tidak menular diprogramkan lah untuk dirontgen,” tegasnya.

Adapun tindaklanjut dari warga binaan yang terindikasi TBC, akan diberikan pengobatan berkala selama 6 bulan. Bagi warga binaan yang terindikasi TBC akan diisolasi di ruangan tersendiri dan tidak boleh keluar dengan bebas di area lapas. Sejauh ini, pihaknya menemui ada 6 warga binaan yang mengidap TBC dan tengah melakukan pengobatan.

“Mungkin ada tambahan. Karena selain rontgen kami juga menunggu hasil dahaknya. Kalau dahaknya positif rontgennya negatif tetap diobati, begitupun sebaliknya,” ungkapnya.

Dalam pemeriksaan penyakit TBC ini, pihaknya melakukan pemeriksaan secara berkelanjutan hingga awal Agustus mendatang. Dengan target pemeriksaan 320 warga binaan per hari.

Selain TBC, penyakit yang perlu diwaspadai ialah penyakit kulit, gatal-gatal dan kutu busuk. Terlebih penyakit ini lebih mendominasi dikalangan warga binaan.

“Ya harusnya jaga kebersihan. Kalau cuaca panas warga binaan harusnya bersihkan kamar, dan serentak semua dibersihkan. Itu jalan satu-satunya. Seperti baju-baju yang digantung itu harus dibersihkan,” pesannya.

Sebagai tim medis, pihaknya hanya menganjurkan menjaga pola hidup sehat kepada warga binaan. Namun sangat disayangkan masih ada warga binaan yang tidak mau membersihkan blok hunian. Sehingga dirinya juga mengambil langkah tegas dengan melaporkan ke pimpinan. “Karena biasanya mereka (warga binaan, Red) lebih segan dengan komandan,” pungkasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru