Tuesday, 5 May, 2026

Pelaku Perampokan Masih Diburu Polisi

TARAKAN – Pelaku dugaan kasus perampokan di salah satu konter handphone masih diburu Unit Satreskrim Polres Tarakan. Diduga kuat, pelaku melancarkan kembali aksinya belum lama ini, di Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat.

Salah seorang saksi, Dwi Ayu mengakui, pelaku dengan ciri-ciri menggunakan helm berwarna ungu melakukan pengancaman kepada rekannya di konter handphone. Diduga pelaku mengancam akan menikam korban, menggunakan pisau jika tidak mentransfer sejumlah uang ke rekening pelaku.

“Kata teman saya, pelakunya itu sama. Pakai jaket hitam garis merah, helm ungu kaca hitam sama mukanya ditutup pakai masker warna hitam. Habis itu dia pergi pakai sepeda motor matic warna hitam merah,” singkatnya.

Terpisah, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Randhya Sakthika Putra mengatakan, pelaku sempat mengancam korban. Setelah itu pelaku menunjukkan nomor rekeningnya, agar korban segera mentransfer. “Jadi konter handphone cabang yang sama, tapi lokasinya beda. Tapi korban tidak mentransfer. Handphone korban tidak diambil sama pelaku,” tuturnya.

Diduga pelaku menggunakan pakaian dan helm yang sama, saat mengancam pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kedua. Hingga saat ini, pihaknya masih memburu keberadaan dan identitas pelaku.

Meski begitu, pihaknya mengimbau  agar masyarakat memasang perangkat Circuit Closed Television (CCTV). Baik itu di dalam maupun luar rumah. Terutama juga di tempat-tempat usaha. Sebab, adanya CCTV saat ini merupakan kebutuhan primer.

“Walau CCTV tidak berguna bagi kita, mungkin berguna bagi orang lain. Di tetangga ataupun rekan-rekan. Kita engga ada yang tahu kejahatan. Walau tidak ada niat, tapi ada kesempatan, orang akan buat jahat,” pesannya.

Diberitakan sebelumnya, aksi perampokan pelaku terekam CCTV di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan sekitar pukul 21.31 Wita, Senin (25/9). Dari rekaman CCTV yang beredar, seorang pria yang mengenakan helm berwarna ungu mendatangi dua penjaga konter handphone.

Pelaku langsung memerintahkan korban untuk mengambil uang di dalam laci kasir. Selanjutnya korban disuruh menaruh uang tersebut ke kantong plastik. Tak hanya itu, pelaku juga mengancam korban menggunakan senjata tajam (sajam) berupa pisau. Pelaku yang juga mengenakan pakaian serba hitam, mengambil handphone penjaga konter sebelum meninggalkan TKP. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru