Saturday, 9 May, 2026

Bisa Terealisasi Hingga Akhir Tahun

TANJUNG SELOR – Subsidi Ongkos Angkut (SOA), baik Barang maupun Penumpang saat ini masih terlaksana. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) optimis jika SOA bisa terealisasi hingga akhir tahun.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltara Hasriyani, SOA Penumpang dan Barang bagi masyarakat pedalaman dan perbatasan di Kaltara kembali dilanjutkan dengan biaya APBD Rp 15,5 miliar.

“Secara rinci, dibagi menjadi dua yakni SOA Penumpang Rp7,5 miliar dan SOA Barang sebesar Rp 8 miliar,” sebutnya, Selasa (17/10).

Jika melihat realisasi yang sudah berjalan, sejumlah titik atau rute untuk SOA Penumpang sudah ada yang mencapai 80 persen dan 90 persen. Termasuk untuk SOA Barang. Untuk darat dan sungai khususnya daerah Lumbis, sudah hampir 90 persen.

Hasriyani menilai, secara perlahan akan terealisasi 100 persen. Sebab mendekati Natal dan Tahun Baru, biasanya masyarakat akan melakukan perjalanan menuju wilayah pedalaman dan perbatasan.

“Moda transportasi penerbangan juga tak genjot selesai. Perlahan hingga nanti akhir tahun. Kami upayakan bisa berjalan hingga Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

SOA Penumpang ada yang sudah 80 persen terlaksana. Kemudian, masih ada juga sisa dari APBD murni yang belum terselesaikan. Diakui Hasriyani, SOA Penumpang dan Barang tidak ada masalah. Semua berjalan sesuai yang sudah disusun.

Meskipun sebelumnya, ada perubahan pada SOA di Krayan. Kondisi jalan menjadi penyebab adanya perubahan moda transportasi. SOA Barang khususnya, harus melalui penerbangan dikarenakan kerusakan jalan di Krayan.

“Memang ada yang melalui darat. Namun mengingat kondisi jalan akhirnya melalui penerbangan. Khusus Krayan itu awalnya darat, agar lebih banyak. Namun karena kondisi jalan akhirnya penerbangan,” terangnya.

Rute jangkauan SOA Penumpang, meliputi Tanjung Selor-Mahak Baru (PP), Tanjung Selor-Long Pujungan (PP), Tanjung Selor-Long Alango (PP), Tanjung Selor-Long Ampung (PP), Tarakan-Long Layu (PP). Lalu, Tarakan-Long Bawan (PP), Tarakan-Long Ampung (PP), Nunukan-Long Layu (PP), Nunukan-Binuang (PP), Malinau-Long Bawan (PP), dan Malinau-Binuang (PP).

Adapun SOA Barang mencakup pengangkutan bahan kebutuhan pokok ke wilayah Krayan, Lumbis, Sei Menggaris, Pujungan, Bahau Hulu, Mentarang Hulu, Sungai Tubu, Long Ampung, dan Apau Kayan. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru