Wednesday, 24 June, 2026

Target Peringkat 20-an di PON Aceh-Sumut

TARAKAN – Komite Olahraga Nasioal Indonesia (KONI) Kaltara telah mengantongi gambaran target medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut. Target itu mengacu pada capaian sejumlah cabang olahraga di babak kualifikasi PON, yang digelar sepanjang tahun 2023.

Ketua KONI Kaltara Muhammad Nasir mengatakan, data sementara, dari 44 cabang olahraga yang mengikuti babak kualifikasi sebanyak 27 cabor meloloskan atletnya ke PON tahun depan dengan jumlah 116 atlet. Tidak hanya itu, Kaltara berhasil mengumpulkan 5 medali emas, 4 perak dan 11 perunggu dari sejumlah cabor. Emas di antaranya disumbang dari cabang panahan, wushu, layar, menembak dan sepak takraw. Hasil inilah yang menjadi patokan KONI Kaltara dalam menyusun target di PON XXI 2024 Aceh-Sumut.

“Kita menargetkan medali itu untuk sementara 6 (emas). Tetapi tidak menutup kemungkinan kita bisa mendapat 7 sampai 8 medali (emas). Yang jelas kita sudah memegang pada saat Pra PON ini 5 emas. Mudah-mudahan yang perak dan perunggu bisa meningkatkan prestasinya sehingga bisa mendapatkan emas pada saat PON. Mudah-mudahan di (peringkat) 20-an,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Tim Program Peningkatan Prestasi Atlet (PPPA), Wiyono Adhie mengungkapkan, sebenarnya ada 60 cabor di bawah naungan KONI Kaltara. Yang mengikuti kualifikasi PON hanya 44 cabang olahraga. Sisanya, 16 cabor, tidak mengikuti dengan berbagai alasan.

Adapun hasil kualifikasi PON, sementara ini tercatat 27 cabang olahraga yang lolos dengan perolehan 5 emas, 4 perak dan 11 perunggu. Untuk kepastiannya, pihaknya menunggu Surat Keputusan hasil kualifikasi masing-masing cabang olahraga.

“95 persen itu sudah punya SK. Kita tunggu lagi ada beberapa cabang olahraga yang belum ada SK dari PB (pengurus besar) penetapan berapa kuotanya yang lolos. Tapi data sementara hasil dari BK sejumlah itu,” ungkapnya.

KONI nantinya akan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang diagendakan awal tahun 2024. Dalam rapat itu akan dibahas target yang akan dicapai di PON dan persiapan lainnya. Salah satunya pemusatan latihan dimulai pada awal tahun depan yang membagi dalam tiga siklus.

“Siklus satu itu dari Januari sampai Maret, April sampai Juni itu siklus kedua, siklus ketiga itu Juli sampai September. Siklus satu ini bicara tentang generalnya dan sebagainya, siklus kedua mulai evaluasi dan siklus ketiga titik kulminasi siap untuk PON,” bebernya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru