Thursday, 21 May, 2026

30.312 KPM Terima Bantuan Pangan Beras

TANJUNG SELOR – Badan Pangan Nasional mulai menyalurkan bantuan pangan beras pada tahun ini. Di Kaltara, penerima bantuan beras tersebut sebanyak 30.312 keluarga penerima manfaat (KPM).

Proses penyaluran bantuan pangan beras dilakukan di Halaman Kantor Pos Tanjung Selor, Senin (29/1). Bantuan tersebut juga mendapat respons positif oleh sejumlah penerima yang hadir. Salah satunya, Surjana, Warga Tanjung Buka SP 1. Ia bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan menjadi simbol keberhasilan program ini.

“Bersyukur atas bantuan yang diterima. Kami berharap agar kegiatan semacam ini tidak hanya sekali-kali. Tetapi dapat terus berlanjut, membawa harapan dan keringanan dalam beban ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Surjana mewakili ratusan warga penerima manfaat yang hadir mengungkapkan, agar penyaluran bantuan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Acara ini tidak hanya menjadi sarana distribusi bantuan, melainkan juga ajang pembuktian. Bahwa pemerintah daerah benar-benar hadir dan bekerja untuk kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menegaskan, komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan nyata. Sembari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, dalam menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian lokal.

Gubernur menilai, pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan sebagai hak asasi manusia. Menghadapi risiko permasalahan seperti kenaikan jumlah penduduk dan masalah kemiskinan. Pemerintah berkomitmen melalui Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

“Penerbitan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022, menjadi dasar pelaksanaan penyaluran CPP untuk mengatasi kekurangan pangan, gejolak harga, dan situasi darurat,” jelasnya.

Gubernur mengatakan, hasil dari alokasi bantuan pangan beras tahun 2024, Provinsi Kalimantan Utara mendapatkan 1.818,72 ton beras untuk 30.312 KPM. Di mana tiap keluarga akan menerima 10 kilogram beras selama 6 bulan, mulai Januari-Juni 2024.

Penerima bantuan merupakan masyarakat miskin dan/atau keluarga yang mengalami rawan pangan dan gizi di berbagai kabupaten/kota. Gubernur mengajak masyarakat penerima bantuan, untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dia juga mengimbau jajaran pemerintah dan pemangku kepentingan, untuk ikut menjaga stabilitas harga pangan. Dengan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

Di lain pihak, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Diana Risawaty menambahkan, keluarga penerima bantuan pangan beras di Kabupaten Bulungan sebanyak 5.549 KPM. Kemudian, Kota Tarakan 8.154 KPM, Kabupaten Tana Tidung 1.348 KPM, Malinau 4.159 KPM dan Nunukan 11.102 KPM.

“Bantuan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Mengingat, di tengah naiknya harga beras,” singkatnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru