Thursday, 16 April, 2026

Pencuri Kembalikan Helm Korban

TARAKAN – Terduga pelaku pencurian helm di salah satu parkiran rumah sakit pada Sabtu (27/1) lalu, berhasil diamankan polisi.

Pria berinisial J (28) dibekuk Unit Reskrim Polsek Tarakan Timur, di rumahnya di Kelurahan Kampung Satu Skip, Tarakan Tengah sekitar pukul 17.00 Wita, Selasa (30/1). Diketahui, terduga pelaku sempat terekam Circuit Closed Television (CCTV) di parkiran rumah sakit menggunakan sepeda motornya. Mengenakan kaos berwarna putih dan menggunakan topi, J sempat melihat area sekitar.

Setelah sepi, J mengambil helm yang tergantung di atas spion sepeda motor. “Kami dapat informasi dari pak RT pagi sekitar jam 10.00 Wita, kalau yang viral itu adalah warganya. Jadi kami coba dalami dan kami menghubungi korban,” ujar Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kapolsek Tarakan Timur Iptu Ridho Aldwiko, Rabu (31/1).

Namun, korban menolak membuat laporan polisi. Dengan alasan, sudah mengikhlaskan helmnya berpindah ke orang lain. Lalu polisi membuatkan surat pernyataan damai antara pelaku dan korban. Surat pernyataan ini sengaja dibuat untuk memberikan efek jera terhadap J. Akhirnya korban dan pelaku dipertemukan di Polsek Tarakan Timur.

“Itu helm milik karyawan di rumah sakit. Helmnya langsung dijual sama pelaku sebesar Rp 50 ribu. Katanya untuk makan dan beli rokok. Pembelinya (helm) juga tidak tahu kalau itu barang curian,” tegasnya.

Dalam kasus ini, pihaknya tak dapat menerapkan penegakan hukum. Sebab korban yang enggan membuat laporan. Seandainya terdapat laporan, maka pelaku akan dikenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) melalui Polres Tarakan.

Ia mengungkapkan, pelaku memang sengaja pergi ke parkiran rumah sakit untuk mencuri salah satu helm. Sejauh ini, pengakuannya hanya sekali mencuri helm. Saat melakukan pencurian, diketahui J beraksi seorang diri.

“Tapi kalau dari pengakuan RT dan warga sekitar dicurigai sering mencuri barang-barang kecillah. Kami belum bisa buktikan juga. Dia ini bukan residivis. Helm korban telah dikembalikan, lantaran dari pihak polisi turut menghubungi orang yang sempat membeli helm tersebut,” bebernya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru