Saturday, 9 May, 2026

Soroti Penggunaan Botol Plastik Rumput Laut

TARAKAN – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara soroti penggunaan botol plastik sebagai pelampung rumput laut. Padahal penggunaan plastik telah diminimalisir di seluruh dunia, akibat pencemaran lingkungan.

“Para pembudidaya rumput ini masih kurang peduli terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan. Kalau rumput laut tempat kehidupan kita, bisa jagalah laut kita,” ungkap Kepala DKP Kaltara Rukhi Syayahdin, Senin (5/2).

Selama ini, pihaknya mendapati para pembudidaya rumput laut tidak memiliki beban moril terhadap limbah hasil rumput laut. Botol yang digunakan sebagai pelampung rumput laut, masih banyak yang dibuang sembarangan.

“Kalau kita arif dengan lingkungan yang ada. Maka lingkungan pun akan memberikan sesuatu yang baik bagi kita. Seluruh pesisir yang ada mangrove, kemudian tertutup botol rumput laut. Maka akan berdampak dengan ekosistem yang ada,” tegasnya.

Ia berharap, seluruh pembudidaya rumput laut sadar akan permasalahan yang ditimbulkan, akibat dari limbah plastik. Apalagi plastik merupakan limbah yang tidak bisa terurai. Selain itu, pihaknya berharap instansi terkait bisa mengambil perhatian terhadap lingkungan yang ditimbulkan akibat dari limbah plastik.

“Apapun bentuk sampah itu harus kita tangani. Kita harus berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” pintanya.

Rukhi melanjutkan, selama ini dari pemerintah daerah melalui dinas terkait sudah menyiapkan program tempat pengumpulan sampah. Maka dari itu, dari pembudidaya rumput laut harus mengikuti regulasi yang sudah dibuat. Selama ini, pihaknya juga sudah beberapa kali melakukan aksi membersihkan pantai.

Selain berdampak terhadap lingkungan, menurut Rukhi, hal tersebut akan berdampak dengan investor luar yang ingin berinvestasi terhadap budidaya rumput. Beberapa waktu lalu sudah ada pihak asing ingin membantu kegiatan budidaya rumput laut. Mulai dari produksi hingga pasca panen. “Itu bisa terjadi karena melihat masalah lingkungan yang ada,” keluhnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru