TARAKAN – Tabrakan maut terjadi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah, sekitar pukul 09.55 Wita, Kamis (8/2), menyebabkan satu korban meninggal dunia dan 8 korban mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Tarakan Iptu Nanda Gustiana menegaskan, awalnya mobil pria berinisial GT melaju dari arah bundaran Gitajalatama menuju ke perempatan traffic light Ladang dengan nomor polisi KU 1739 GA. Tepat di depan sekolah SMA Hang Tuah, mobil yang dikendarai GT menabrak kendaraan roda dua, dengan nomor polisi KU 3163 GI persisi di depan mobilnya.
Lalu mobil kembali menabrak sepeda motor dengan nomor polisi KU 5821 GI, yang dikendarai oleh korban AI. “Saat menabrak roda dua dengan korban AI dan terseret di bawah mobil GT yang tidak terkendali. Lalu, mobil GT menabrak lagi sepeda motor KU 2649 GH, yang dikendarai korban NA dan AN. Mobil minibus milik GT kembali menabrak mobil dengan Nopol KU 1871 GA dengan korban SS. Termasuk mobil Nopol KU 6687 GV dengan korban AS, mobil Nopol KU 114 SA yang jadi korban CZ dan mobil Nopol KU 1455 GF atas korban SN,” bebernya.
Total ada 8 kendaraan yang ditabrak oleh GT. Terdiri dari 5 mobil dan 3 sepeda motor. Kanit Laka Polres Tarakan Ipda Toni Syahril menambahkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku berinisial GT. Hasilnya, terduga pelaku berinisial GT dalam kondisi tidak konsentrasi saat mengendarai mobil miliknya.
Korban meninggal dunia berinisial AI, sudah dilakukan visum. Korban ditabrak dari belakang, setelah pelaku menabrak kendaraan pertama. Diduga, korban AI terseret sejauh 8 meter.
“Berdasarkan hasil visum, AI lukanya cukup parah dan ada lebam di bagian leher, luka lecet tangan, luka kakinya sebagian luka dibagian wajah. Dari tabrakan beruntun ini, terdapat kerugian Rp 15 juta,” ungkapnya.
Hasil olah TKP tersebut didapati kejadian tabrakan beruntun, yang melibatkan 3 kendaraan roda dua dan 5 unit roda empat. Pihaknya masih memeriksa dua saksi dari insiden kecelakaan ini.
“Saksi dari terduga pelaku dan yang memiliki mobil terduga pelaku. Kita akan langkahkan pemeriksaan saksi ke korban-korban. Tapi menunggu korban pulih dulu karena masih dirawat,” imbuhnya.
Polisi telah mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya sepeda motor 3 unit, mobil 5 unit, 2 kartu SIM C dan 2 kartu SIM A. Sementara untuk rekaman CCTV masih dalam penyelidikan kepolisian. (kn-2)


