TANJUNG SELOR – Logistik Pemilu 2024 di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan di Dome Sport Center Tanjung Selor, kemarin (12/2), sudah mulai didistribusikan. Terutama ke kecamatan yang jauh dari ibu kota Kabupaten Bulungan.
Terdapat 6 kecamatan yang terjauh. Meliputi Kecamatan Bunyu, Peso, Peso Hilir, Tanjung Palas Timur, Sekatak dan Tanjung Palas Utara. Dikarenakan dari 6 kecamatan tersebut, terdapat beberapa desa yang cukup jauh dan akses yang tidak memadai.
“Logistik pemilu ini sampai ke desa. Sehingga besok (hari ini, Red) di H-1 logistik itu akan dibawa ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) masing-masing. Proses pendistribusian logistik dikawal juga pihak kepolisian untuk pengamanannya,” jelas Ketua KPU Bulungan Lili Suryani.
Menurut Lili, dari 6 kecamatan itu berdasarkan data ada 200 TPS yang tersebar. Pendistribusian logistik sementara ini, belum ada kendala. “Kita sudah lakukan mitigasi jumlah armada yang digunakan untuk jalur darat. Termasuk armada yang digunakan ketika melintasi sungai maupun laut,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami mengatakan, pendistribusian logistik pemilu sudah dilakukan di masing-masing kabupaten dan kota. Bahkan, Kabupaten Nunukan lebih awal mendistribusikan logistik pada 3 Februari lalu. Dikarenakan geografis yang luas dan tidak semua daerah mudah diakses.
“Memang ada wilayah yang kita prioritaskan untuk lebih dulu dilakukan distribusi logistik pemilu,” terangnya.
Pendistribusian di Kabupaten Nunukan, untuk 5 kecamatan di Krayan. Logistik dari Nunukan didistribusikan lalu dibawa ke Kecamatan Long Bawan. Dilanjutkan dan didistribusikan ke 4 kecamatan lainnya di Krayan. Menurut dia, Krayan diprioritaskan lebih awal karena tidak ada pilihan transportasi selain menggunakan pesawat.
“Menuju ke Krayan hanya bisa menggunakan transportasi udara. Sebab melalui darat sampai saat ini belum bisa tembus,” imbuhnya.
Sementara di Kabupaten Malinau, logistik sudah didistribusikan sejak 8 Februari lalu untuk daerah yang jauh. Logistik khususnya wilayah Long Pujungan dan Bahau Hulu, pendistribusiannya dari Malinau menuju ke Bulungan terlebih dahulu. Sebab tidak ada akses langsung menuju Long Pujungan dan Bahau Hulu.
“Nanti dari Bulungan menggunakan long boat menuju Long Pujungan,” ujarnya.
Untuk logistik di Bulungan, sudah dimulai Senin (12/2). Dengan mengutamakan daerah yang jauh, sambil memperhatikan kondisi yang ada. Kesiapan logistik pemilu sudah rampung, tinggal didistribusikan.
Di lain pihak, Pimpinan Bawaslu Bulungan Riswan mengungkapkan, bukan hanya Bawaslu yang melakukan pengawasan. Panwascam di sejumlah kecamatan juga hadir melakukan pengawasan logistik.
“Untuk jadwalnya, KPU sudah menentukan tinggal pengawas menyesuaikan,” tuturnya.
Berdasarkan pengawasan, menurut dia, sudah sesuai termasuk keamanan yang mengawal. Koordinasi di tingkat kecamatan pun dilaksanakan. Pengawasan dari kecamatan, memperhatikan logistik yang didistribusikan. (kn-2)


