TANJUNG SELOR – Pembangunan Pelabuhan Bebatu di Kabupaten Tana Tidung (KTT) terus menunjukkan kemajuan.
Pelabuhan yang akan menjadi pusat aktivitas angkutan barang, penyeberangan, dan transportasi laut ini, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah. Pelabuhan Bebatu merupakan salah satu proyek strategis yang telah direncanakan oleh Pemerintah beberapa tahun lalu.
Namun, pada tahun ini proyek tersebut mulai direalisasikan dengan melibatkan investor swasta. Penata Kelola Penanaman Modal, Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara Rahman Putrayani mengatakan, investor yang tertarik untuk berinvestasi di Pelabuhan Bebatu yakni PT Samudra Indonesia.
“Kami sedang menjalin komunikasi dengan stakeholder terkait. Seperti pihak dari Pemerintah KTT, untuk menentukan bentuk kerja sama dan nilai investasi yang sesuai. Kami optimis proses ini akan berjalan lancar dan menguntungkan kedua belah pihak,” tuturnya, belum lama ini.
Bahkan, menurut dia, investor telah melakukan dua kali survei lapangan untuk melihat kondisi dan potensi Pelabuhan Bebatu. Nilai investasi yang diusulkan sekitar Rp 170 miliar, namun masih dapat berubah sesuai perkembangan proyek.
“Ini masih gambaran awal untuk nilai investasi. Mereka sudah dua kali tinjau ke lapangan dan bisa saja peluangnya ke arah positif,” terangnya.
Ke depan jika tidak ada halangan, akan ditindaklanjuti dengan kerja sama serta pembangunan. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Andi Nasuha mengakui, berupaya untuk mendorong pembangunan Pelabuhan Bebatu.
Meskipun dirinya belum bertemu langsung dengan investor, namun telah berkoordinasi dengan Dishub KTT. “Kami menghargai inisiatif investor untuk berinvestasi di Pelabuhan Bebatu. Kami siap mendukung dan memfasilitasi segala kebutuhan yang diperlukan, untuk mempercepat pembangunan pelabuhan itu,” ungkap dia.
Pelabuhan Bebatu termasuk dalam kawasan regional yang berada di bawah kewenangan Pemprov Kaltara. Namun, hal ini tidak menghalangi Pemkab Tana Tidung untuk ikut berpartisipasi dalam proyek tersebut. Dari hasil tinjauan yang dilakukan Dishub Kaltara serta pihak investor. Pembangunan Pelabuhan Bebatu saat ini telah mencapai tahap pengerjaan infrastruktur, seperti pembangunan jalan dan pemasangan listrik.
Selanjutnya, akan dilakukan pengerjaan sarana dan prasarana pelabuhan. Seperti dermaga, gudang, dan terminal. “Kami terbuka untuk bekerjasama dengan Pemkab Tana Tidung jika mereka ingin terlibat dalam pembangunan Pelabuhan Bebatu. Kami yakin dengan sinergi yang baik, pelabuhan ini akan segera rampung dan beroperasi,” harapnya.
Diharapkan, pembangunan Pelabuhan Bebatu dapat selesai sesuai target yang ditetapkan. Tentu, pelabuhan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
“Pelabuhan Bebatu akan menjadi pintu gerbang ekonomi Kaltara. Pelabuhan ini akan memudahkan akses transportasi dan distribusi barang antara KTT dan daerah lain di Kaltara maupun luar Kaltara. Pelabuhan ini akan menarik minat wisatawan dan investor untuk berkunjung dan berinvestasi di Kaltara,” tutupnya. (kn-2)


