Wednesday, 27 May, 2026

Penetapan Calon Terpilih Belum Ada Jadwal

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan memastikan rekapitulasi perhitungan surat suara di tingkat kota, akan dilaksanakan antara tanggal 3-4 Maret 2024 di salah satu hotel di Tarakan.

Sebab saat ini, rekapitulasi di tingkat PPK sudah selesai semua. PPK terakhir yang selesai melakukan rekapitulasi yakni Kecamatan Tarakan Barat. “Tadi malam informasinya di Tarakan Barat sudah selesai, cuma tinggal proses print dan tandatangan saksi. Karena kan banyak disitu. Kemudian di Tarakan Tengah sudah selesai, Timur dan Utara tinggal administrasi saja,” terang Plt Ketua KPU Kota Tarakan Muhammad Taufik Akbar, Jumat (1/3).

Nantinya rekapitulasi di tingkat kota hanya membacakan hasil perhitungan di PPK. Sedangkan untuk perolehan jumlah kursi DPRD Kota Tarakan, dilakukan saat penetapan. Sementara untuk penetapan belum ada jadwal. Pasalnya, setelah rekapitulasi tingkat kota, menyusul rekapitulasi di tingkat provinsi untuk DPRD Provinsi, DPD, DPR RI dan Pilpres.

“Kami harap rekapitulasi perhitungan surat suara di tingkat kota berjalan lancar dan bisa memberikan informasi bagi yang menunggu hasil perhitungan. InsyaAllah itu yang menjadi rujukan kami semua, dalam menentukan perolehan kursi partai politik di DPRD Kota Tarakan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kabag Ops AKP Muhammad Aris Kelana Putra mengatakan, pada  2 Maret 2024 kotak suara didistribusikan kembali ke Gudang Logistik KPU Tarakan. Sebelum sebagian didistribusikan untuk rekapitulasi tingkat kota pada 3 Maret 2024.

Pihaknya mengerahkan 110 personel untuk pengamanan pada rekapitulasi tingkat kota. “Nanti kita hanya mengamankan dari luar saja. Kami awasi agar jalannya kegiatan itu berjalan baik. Tapi yang di dalam ruangan kami pantau,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan pengamanan di tingkat PPK berjalan cukup kondusif. Hanya saja kendala sempat terjadi saat pengamanan di lokasi TPS, yang dilakukan pemungutan suara ulang (PSU). Namun, hal itu mampu diatasi kepolisian.

Hal yang perlu diantisipasi dalam pleno rekapitulasi tingkat kota ini ialah keributan yang mungkin saja terjadi. Selama tahapan pemilu ini, pihaknya rutin menggelar patroli dengan kurun waktu seminggu sekali.

Bahkan, selama penghitungan di tingkat kecamatan, terdapat personel khusus untuk sekadar patroli di sekitar lokasi rekapitulasi suara kecamatan. Selain itu, objek vital dalam pelaksanaan pemilu terus dipantau selama 24 jam oleh personel kepolisian.

“Entah pagi atau sore selalu kami patroli ke sana. Meskipun sudah ada anggota yang standby. Setelah itu baru kita patroli ke objek-objek vital, KPU, Bawaslu dan Gudang Logistik, tidak kami tinggalkan begitu saja,” tuturnya.

Dia berharap agar masyarakat tetap menjaga ketertiban, kondusifitas dan tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks. Selama tahapan penghitungan suara berlangsung. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru