TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan potensi destinasi wisata yang berkembang. Dengan kondisi pantai-pantai yang memanjakan mata dan desa-desa wisata unggulan, Kaltara telah menjadi sorotan di tahun 2024.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltara Njau Anau mengatakan, tahun lalu menjadi saksi peningkatan signifikan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kaltara. Dengan kenaikan lebih dari 100 persen.
Data Dinas Pariwisata Kaltara mencatat, jumlah wisatawan nusantara mencapai 487.398 pengunjung. Sementara wisatawan mancanegara 436.869 pengunjung, total keseluruhan mencapai 924.267 pengunjung.
“Pantai Tanah Kuning di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan dan Pulau Sapi di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau. Menjadi beberapa objek wisata yang paling diminati, menawarkan keindahan alam yang eksotis serta budaya dan kuliner khas Dayak Lundayeh,” tuturnya, Senin (11/3).
Liburan seperti Natal tahun lalu, telah membawa lonjakan kunjungan yang signifikan, terutama di Kota Tarakan dan Bulungan. Peningkatan ini juga didorong oleh berbagai event budaya yang diselenggarakan, yang menambah kreativitas dan daya tarik bagi wisatawan.
“Tahun ini, dijanjikan akan lebih meriah dengan rencana 32 event yang akan diselenggarakan di seluruh kabupaten dan kota. Diharapkan akan menjadi faktor pendorong utama bagi kedatangan wisatawan,” ujarnya.
Selain wisata Pantai Tanah Kuning-Mangkupadi, ada juga desa wisata Ardimulyo di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Menawarkan wisata mangrove, tarian tradisional, dan kerajinan tangan lokal. Desa Metun Sajau di Kecamatan Tanjung Palas Timur juga menarik perhatian. Dengan keaslian tradisi suku Dayak Kenyah Bakung dan Dayak Punan.
“Dengan kegiatan yang beragam, mulai dari bercocok tanam hingga berburu dan memancing. Serta kemungkinan menginap di rumah panjang tradisional, Kaltara menjanjikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung di tahun ini,” jelasnya. (kn-2)


