TANJUNG SELOR – Upaya memperkaya pendidikan di Kalimantan Utara (Kaltara), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara memiliki program penguatan kurikulum merdeka.
Program ini dirancang untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi siswa sejak awal. Melalui asesmen psikotest yang akan dilaksanakan selama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA/SMK. Kepala Disdikbud Kaltara Teguh Henri Susanto mengatakan, ada sejumlah poin yang menjadi fokus dalam penguatan tersebut.
Yakni menggali bakat siswa melalui psikotest. Pentingnya asesmen ini dalam menentukan gaya belajar yang cocok untuk setiap siswa. “Dengan mengetahui bakat siswa sejak dini, kami dapat menyesuaikan pendekatan pendidikan untuk mendukung setiap individu,” terangnya, Minggu (17/3).
Selanjutnya, dilakukan pendidikan kewirausahaan sebagai fokus utama. Disdikbud Kaltara menyiapkan tenaga pengajar khusus dalam bidang kewirausahaan. Memberikan pelatihan yang diperlukan, untuk membekali siswa dengan keterampilan yang relevan.
“Kami bertujuan mempersiapkan siswa-siswi, tidak hanya untuk keberhasilan akademik. Tetapi juga untuk menjadi wirausahawan yang mandiri,” harapnya.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan kesetaraan pendidikan menjadi fokus utama. Program ini mengintegrasikan 5 dan berupaya menghapus perbedaan antara siswa SMA dan SMK.
“Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa, untuk mengembangkan bakat dan keterampilan mereka,” kata dia.
Dukungan finansial melalui dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Daera juga berpengaruh. Untuk mendukung program ini, dana BOS daerah akan dialokasikan untuk sekolah-sekolah di seluruh Kaltara.
“Kami akan menyediakan modal usaha Rp 10 juta untuk setiap kelompok siswa, dengan maksimal lima kelompok per sekolah,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, kolaborasi dengan dinas lain untuk penguatan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) masuk ke dalam poin penguatan tersebut. Disdikbud Kaltara berencana bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kaltara. Untuk mendukung keterampilan siswa dalam penjualan dan pengembangan UMKM.
“Inisiatif ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis. Tetapi memiliki keterampilan kewirausahaan yang kuat,” tukasnyanya. (kn-2)


