Wednesday, 20 May, 2026

Kapal Tujuan Tarakan Diduga Kehabisan BBM

TARAKAN – Kapal feri rute Toli-toli-Tarakan diduga kehabisan bahan bakar minyak (BBM) di perairan Tarakan sekitar pukul 23.00 Wita, Selasa (19/3).

Salah seorang penumpang berinisial ER mengaku, kapal tiba-tiba terhenti di perairan Tarakan. Padahal tidak lama lagi, kapal tiba di di Tarakan. “Coba bayangkan, kapal berhenti di tengah lautan. Padahal sudah kelihatan Pantai Amal dekat sini. Infonya solar di kapal habis,” tutur ER.

Kepala UPTD Pelabuhan Feri Tarakan, Dimas Klara Permana mengatakan, kapal sudah tiba di dermaga ASDP Juata Laut sekitar pukul 11.00 Wita. Kondisi kapal dilaporkan tidak ada masalah dan berfungsi secara normal. “Kalau kapalnya sih normal saja, tidak ada masalah. Cuma kami belum tahu penyebab pastinya kenapa. Teman di ASDP juga masih sibuk,” ujarnya, Rabu (20/3).

Dimas belum bisa membenarkan informasi yang beredar menyebutkan kapal kehabisan bahan bakar. Namun, ia membenarkan informasi yang beredar di media sosial kapal tertahan di tengah laut karena bahan bakar habis. Pihaknya masih harus memastikan dulu dan berkomunikasi dengan ASDP di Tarakan.

Pihaknya baru mengetahui perihal kapal yang tertahan di tengah laut, sekitar pukul 02.00 Wita. Namun, ia menduga kejadian sebenarnya sebelum itu. Terkait hal ini, Dishub Tarakan masih akan meminta keterangan lebih lanjut ke ASDP, menunggu kesiapan waktu konfirmasi.

“Kalau jam pastinya kapan kejadian itu, saya kurang tahu. Informasi yang sampai ke kami pasti sudah lambat mungkin. Saya pribadi baru lihat informasi itu di handphone sekitar jam 2 tadi (Rabu dinihari). Pas saya mau sahur baru tahu,” tuturnya.

Saat ini pihaknya masih menghubungi ASDP yang diketahui masih mencari penyebabnya. Jika sesuai waktu, kapan bersandar di Tarakan sekitar pukul 05.00 Wita. Namun ia menegaskan, saat itu juga terjadi cuaca buruk di laut.

“Waktu kami hubungi, dari ASDP masih sibuk mencari solusinya. Dari tadi malam, sepertinya masalahnya. Kalau sesuai jadwal, harusnya sudah sandar Subuh. Tapi, kan kemarin cuaca buruk jadi infonya memang terlambat. Tapi kami baru tahu informasi soal bahan bakar itu,” pungkasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru