TANJUNG SELOR – Forum perangkat daerah merupakan bagian tidak terpisahkan dari mekanisme perencanaan pembangunan daerah tahun 2025, sesuai ketentuan yang berlaku.
Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd, M.Si mengapresiasi, terselenggaranya kegiatan tersebut di Ruang Tenguyun Kantor Bupati Bulungan, Tanjung Selor, Selasa (19/3) lalu.
“Apresiasi atas penyelenggara kegiatan ini dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Dalam mekanisme perencanaan pembangunan daerah yang nanti akan kita laksanakan pada tahun 2025,” terang bupati dalam sambutannya.
Bupati mengingatkan organisasi perangkat daerah, akan beberapa hal dalam menyusun rencana kerja. Di antaranya, penyusunan rencana kerja harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bulungan.
“Kita pastikan sesuai RPJMD Kabupaten Bulungan, sesuai visi misi Kabupaten Bulungan dan 15 program prioritas pembangunan,” pesan bupati.
Bupati berharap melalui kegiatan ini, sudah bisa dipastikan kesesuaian antara program yang disusun dengan Pemkab Bulungan nantinya, terhadap pembangunan nasional dan Pemerintah Provinsi Kaltara.
Bupati mencatat 3.123 usulan yang sudah diakomodir. Terdiri dari 1.557 usulan Pemkab Bulungan dalam bentuk sub kegiatan dan 1.566 usulan yang telah ditampung dari hasil musrebang tingkat desa. Jika disandingkan dengan kemampuan APBD Bulungan, dinilai tidak cukup.
Bupati berharap dapat dipilih kegiatan yang harus dibiayai Pemkab Bulungan maupun didanai Pemprov Kaltara hingga Pemerintah Pusat. “Dari 3.123 usulan, mana usulan-usulan yang harus kita laksanakan di tingkat APBD Bulungan, mana yang nanti akan dieksekusi melalui anggaran Dana Desa,” ungkap bupati.
Tidak kalah pentingnya, bupati meminta organisasi perangkat daerah turut memperjuangkan usulan tersebut. Baik di tingkat provinsi maupun Pemerintah Pusat. Karena itu, perlu dipersiapkan kelengkapan dokumen dari sekarang. Sehingga ketika bertemu pemerintah provinsi ataupun kementerian dan lembaga, usulan tersebut bisa diakomodir. (kn-2)


