Thursday, 2 April, 2026

Maksimalkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pedalaman

TANJUNG SELOR – Dalam upaya optimalisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Hulu Sungai Kayan, Pemerintah Kabupaten Bulungan mentransformasikan layanan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Long Tungu menjadi Pustu Prima.

Bupati Bulungan Syarwani didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Risdianto, meninjau langsung operasional layanan Pustu Prima di Desa Long Tungu beberapa waktu lalu. Dia memaparkan, peningkatan pelayanan proses transformasi Pustu menjadi menjadi Pustu Prima dibarengi penambahan beberapa fasilitas pendukung. Mulai dari peralatan medis, Sumber Daya Manusia (SDM) dokter hingga sarana pendukung lainya.

“Dengan mempertimbangkan kondisi geografis, sehingga memang harus dibentuk Pustu Prima ini,” kata Syarwani, Senin (22/4).

Dia mengungkapkan, sebagian besar masyarakat Desa Long Tungu dalam mendapat layanan kesehatan hingga rujukan harus ke Puskesmas Long Bang. Faktor geografi membuat masyarakat banyak mengalami kesulitan, terutama dari segi waktu, biaya dan resiko yang dihadapi. Kondisi tersebut dikarenakan mereka harus menyebrangi Sungai Kayan dengan arus cukup deras.

“Oleh sebab itu, Pemkab Bulungan mengambil langkah melalui Dinkes Bulungan untuk meningkatkan status Pustu ini menjadi Pustu Prima pertama yang ada di Long Tungu,” paparnya.

Bupati meminta Dinkes Bulungan untuk mendukung keberadaan Pustu Prima yang ada di Long Tungu. Berbagai fasilitas yang ada diminta bisa dipenuhi maksimal, mulai dari peralatan hingga SDM.

“InsyaAllah tahun ini masih ada penambahan personel P3K untuk Pustu Prima yang ada di Long Tungu ini,” imbuhnya.

Sebelum ini, Pustu Desa Long Tungu yang memiliki bangunan cukup representatif, tidak dimanfaatkan secara maksimal untuk melayani masyarakat. Kondisi yang berlangsung dalam lima tahun terakhir itu akhirnya dijawab dengan program transformasi layanan primer dari pemerintah pusat, serta sesuai komitmen Pemkab Bulungan.

Dalam memaksimalkan layanan dasar kesehatan masyarakat, peningkatan ststus Pustu akan dilanjutkan dengan penambahan tenaga kesehatan, peralatan hingga mobil ambulance.

“Di Kecamatan Peso Hilir ini memang agak berbeda, Puskesmas induknya berada di Desa Long Bang sedangkan di ibu kota kecamatanya (Desa Long Tungu) pelayanan kesehatanya hanya Pustu,” kata Syarwani.

Peningkatan status menjadi Pustu Prima berimpikasi pada tambahan 1 orang dokter, perawat, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, termasuk analis laboratorium. Pemkab Bulungan juga telah menyerahkan 1 unit mobil ambulance untuk memudahkan merujuk pasien ke Tanjung Selor.

“Pustu Prima punya kewenangan merujuk ke rumah sakit. Memang program pemerintah ini sudah digalakkan di Bulungan, bahkan Pemda melalui Dinkes Bulungan sudah mengajukan 6 Pustu untuk ditingkatkan menjadi Pustu Prima. Karena Pustu ini (Desa Long Tungu) lebih siap sehingga kita maksimalkan, kedepan bisa saja di Pustu Prima ini ada rawat inap,” pungkasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru