TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan keseriusan pemkab dalam menjalankan program pembangunan berkelanjutan di wilayah Landscape Kayan. Wilayah ini membentang dari Kecamatan Tanjung Palas sampai Kecamatan Peso.
“Landscape Kayan bukan hanya berbicara potensi kewilayahan di Kecamatan Peso saja. Tapi kita bicara potensi lain yang bisa dikembangkan namun tetap mengutamakan aspek keselarasan dengan alam,” kata Syarwani.
“Potensi itu baik secara ekonomi kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, perhutanan sosial, kemitraan, termasuk pengembangan obyek wisata di kawasan ini,” paparnya melanjutkan.
Menurutnya, Pemda Bulungan secara regulasi telah mendapat persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Secara aturan kita telah mendapat persetujuan dari Kementerian Kehutanan, Bulungan merupakan satu satunya di Kalimantan Utara,” paparnya.
Upaya menyukseskan program Landscape Kayan disebut butuh dukungan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari peran kepala desa dan seluruh pemangku kepentingan yang ada di dalamnya.
“Program ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya kepentingan Pemda Bulungan. Ini butuh kerja bersama, dukungan seluruh masyarakat, termasuk peran Kepala Desa,” ujarnya.
Di lain sisi, Pemda Bulungan diinformasikan kembali melaksanakan program pembangunan berkelanjutan. Pemkab telah mengalokasikan kembali Rp 5 Miliar untuk program Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE Bulungan Hijau) di tahun 2024.
Secara keseluruhan, konsep pembangunan yang diterapkan Pemda Bulungan salalu butuh partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskannya.
“Kami tidak memberi ikan nya, tapi kita ingin memberi kail. Jika kita memberi ikan, sampai mana Pemda sanggup memberikan bantuan pada masyarakatnya. Harapannya ada upaya yang dilakukan oleh masyarakat, bagaimana dengan kail ini bisa mendapatkan ikan yang besar,” terangnya.
Sementara itu, Pemkab Bulungan telah menganggarkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Long Bia dan Desa Long Lasan di Kecamatan Peso.
“Insya Allah jembatan yang menghubungkan Desa Bia dan Long Lasan akan kita kerjakan tahun ini. Mohon dikawal termasuk beberapa kegiatan lain, termasuk balai pertemuan umum atau balai adat yang telah kita alokasikan untuk segera dilaksanakan,” pungkasnya. (kn-2)


