Thursday, 30 April, 2026

Jefry Tribowo, Androlog yang Juga Pemusik dan TikToker

Sebagai seorang dokter spesialis andrologi, Jefry Tribowo memiliki banyak talenta di luar dunia kedokteran. Dia juga dikenal sebagai pemusik dan TikToker di bidang edukasi kesehatan.

 SEPTINDA AYU PRAMITASARI, Surabaya

PENAMPILAN Jefry Tribowo begitu memukau saat membawakan aransemen lagu Surabaya dengan music electronic dance music (EDM) di ujung prosesi pelantikan dokter spesialis dan subspesialis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Rabu (23/3). Laki-laki 29 tahun itu memainkan musik organ tunggal dengan begitu luwes.

Aransemen baru lagu daerah Surabaya tersebut membuat suasana prosesi pelantikan dokter spesialis dan subspesialis semakin meriah. Ya, Jefry adalah satu di antara puluhan dokter spesialis yang dilantik saat itu. Dengan bakat bermusiknya, dia dipercaya Dekanat FK Unair untuk tampil langsung di acara sakral tersebut.

“Saya senang sekali ya. Dekanat memercayai saya untuk membantu menghibur teman-teman yang dilantik,” katanya kepada Jawa Pos Rabu (23/3).

Jefry adalah seorang androlog. Selain fokus sebagai dokter, laki-laki kelahiran Palembang, 4 Juni 1992, itu memang menekuni bidang musik. Prestasinya bersama band JEF Band Banjarmasin juga cukup banyak.

“Saya sudah membuat tiga album lagu Banjarmasin. Ada sekitar 31 lagu yang sudah diciptakan,” ujarnya.

Jefry memang hobi bermusik. Selain menciptakan lagu, dia suka mengaransemen lagu-lagu daerah dan genre lain untuk di-upload di YouTube. Begitu juga lagu Surabaya yang dibawakan Jefry saat acara pelantikan dokter. Dia mengubah aransemen lagu Surabaya menjadi lebih modern, tetapi tidak mengurangi makna dari lagu daerah tersebut.

“Lagu Surabaya saya pilih karena banyak di antara kami yang berasal dari luar kota. Kami merasa selama di FK Unair banyak dibimbing. Kami senang dengan Surabaya,” imbuhnya.

Jefry mengatakan, bermusik adalah salah satu hobinya yang ditekuni sejak 2012. Saat itu dia masih menempuh pendidikan S-1 kedokteran di Banjarmasin. Kemudian, hobi itu ditekuni hingga sekarang.

“Saat mengambil pendidikan spesialis andrologi di FK Unair, saya juga didukung penuh oleh dekanat. Saya mendapatkan tempat untuk berkreativitas,” ujarnya.

Kemampuan bermusiknya diperoleh bukan sekadar otodidak. Jefry pernah belajar produksi musik di Jakarta pada 2012 dan 2016. Pernah juga belajar musik secara online di Jogjakarta. Keahliannya bermusik pun disalurkan melalui kanal YouTube pribadinya yang kini telah memiliki lebih dari 22 ribu subscriber.

“Di YouTube saya upload tentang aransemen lagu, cover lagu, dan menciptakan lagu. Saya juga suka bikin jingle, mars, dan himne,” kata dia.

Tidak hanya YouTube, Jefry juga kini aktif di TikTok untuk membagikan konten-konten edukasi kesehatan. Selain tentang dunia kesehatan andrologi, dia meluruskan berita-berita hoaks yang beredar di masyarakat lewat konten TikTok. Bahkan, kini dia sudah memiliki lebih 63 ribu follower di TikTok.

“Saya mulai aktif di TikTok sejak pandemi. Dan, ternyata banyak juga yang menyukai konten-konten edukasi saya,” terangnya. (*/c7git/jpg)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru