TANJUNG SELOR – Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya Kabupaten Bulungan, merupakan salah satu komitmen pemerintah.
Pemberdayaan pelaku UMKM di Bulungan harus diakomodir. Untuk memenuhi kebutuhan lokal dalam negeri. Tentunya menjadi peluang yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. “Sekarang ini memang kita perlu adanya penguatan kepada UMKM dalam aspek digitalisasi,” terang Bupati Bulungan Syarwani, Rabu (13/4).
Menurut Syarwani, adanya digitalisasi suatu keniscayaan dan menjadi tuntutan saat ini. “Untuk itu para pelaku UMKM kita, agar bisa masuk ke dalam marketplace yang ada. Sehingga produk UMKM bisa menjadi perhatian ketika ada kepentingan pemerintah daerah,” jelasnya.
Dijelaskan Syarwani, marketplace merupakan platform dimana penjual berkumpul dan bisa menjual barang atau jasa ke pelanggan meski tanpa bertemu. Perusahaan marketplace menyediakan platform bertemunya penjual dan pembeli. Dimana pembeli bisa melihat produk yang dijual. Lalu perusahaan marketplace mengambil keuntungan melalui komisi dari setiap penjualan. (kn-2)


