Wednesday, 29 April, 2026

Kenang Masa Paskah Dengan Penuh Solidaritas

TANJUNG SELOR – Umat Kristiani akan melaksanakan perayaan Paskah. Setelah sebelumnya Minggu Palma, yang dikenang sebagai Yesus memasuki Kota Yerusalem.

Kemarin (15/4), memperingati sebagai sengsara sampai wafat Kristus. Bagi umat Katolik, tidak ada perayaan Ekaristi. Hanya jalan salib atau seringkali dilakukan dalam bentuk visualisasi. Pada sore harinya dilanjutkan dengan penghormatan salib, dengan 10 doa khusus yang telah dicanangkan atau doa agung meriah.

Uskup Keuskupan Tanjung Selor Monsinyur Paulinus Yan Ola berpesan, bagi umat Katolik untuk mengenang masa Paskah dengan penuh solidaritas. Sejak awal Maret lalu, telah menuliskan surat gembala yang menekankan pentingnya solidaritas.

“Situasi pandemi Covid-19, peperangan dan lain sebagainya mengajak kita untuk mengambil bagian. Berbela rasa dengan semua orang yang menderita dan memberikan perhatian bagi yang membutuhkan,” terang Uskup.

Sikap saling peduli, menurut Uskup, mestinya diimplementasikan di lingkungan bermasyarakat. “Umat Katolik supaya aksi puasa yang telah dilaksanakan selama 40 hari. Yang merupakan puncak di masa Paskah, diminta untuk bertobat,” pesannya.

Untuk keamanan bagi umat Kristiani saat beribadah, personel Polres Bulungan sudah dikerahkan di sejumlah gereja-gereja. “Personel kita diturunkan sebanyak 280 orang. Untuk mengamankan proses berjalannya ibadah bagi umat Kristiani,” singkat Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona TPP Siregar diwakili PS Kasubsi Pidm Humas Supri. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru