Saturday, 30 May, 2026

Komitmen Aparat soal Judi Dipertanyakan FKUB Nunukan

NUNUKAN – Arena perjudian sabung ayam dan jenis perjudian lain, kian menjamur di Kabupaten Nunukan. Kondisi itu menjadi keprihatinan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Nunukan.

Ketua FKUB H Herman mengaku, prihatin dan miris atas perkembangan penyakit masyarakat. Yang seakan diberi panggung dan dibiarkan tumbuh subur oleh aparat keamanan.

“Dulu ada komitmen antara aparat keamanan dan FKUB, untuk pemberantasan penyakit masyarakat. Kami sepakat melawan perjudian dan penyakit masyarakat lain, sesuai tupoksi masing-masing. Tokoh agama melalui mimbar, dan aparat melalui ketegasan,” ujarnya, Sabtu lalu (16/4).

Dia menegaskan, tidak ada satupun agama yang menghalalkan perjudian. Komitmen untuk menjaga mental masyarakat sudah terjalin cukup baik sejak dulu. Komitmen tersebut semakin kuat, pada masa kepemimpinan Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro dan berlanjut AKBP Syaiful Anwar.

Pada dua periode tersebut, upaya pemberantasan penyakit masyarakat berupa judi sabung ayam, kartu atau dingdong tidak pernah kendor. “Kami FKUB menerima laporan penindakan judi oleh aparat. Kami sebagai pemuka agama tentu mendukung,” imbuhnya.

Bahkan, Herman mewanti-wanti perjudian mengundang malapetaka. Pendiri rumah judi, petaruh, mengais rezeki di arena judi. Bahkan menonton perjudian dengan sengaja, akan mendapat dosa yang sama.

“Kami berharap, maraknya judi bukan karena ada pembiaran oleh aparat. Apa yang kita perbuat akan kembali ke kita. Dosa judi membuat do’a tidak diijabah,” kata Herman.

Herman berharap bisa segera bertemu dengan Kapolres Nunukan, untuk membahas persoalan terkait dinamika masyarakat. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru