TANJUNG SELOR – Rencana relokasi terhadap pedagang di Pasar Sore Tanjung Selor, belum terlaksana. Ada dua pilihan lokasi untuk direlokasi, yakni di Pasar Subuh atau Pasar Induk Tanjung Selor.
Wakil Ketua DPRD Bulungan Hamka mengatakan, rencana relokasi pedagang Pasar Sore perlu dilakukan kajian dengan dinas terkait. “Kalau melakukan relokasi perlu mempertimbangkan dampak yang terjadi. DPRD pada prinsipnya belum bisa mengambil keputusan. Tetapi lebih menekankan langkah dan jalan terbaik, untuk menyelesaikan persoalan ini,” jelas Hamka, Senin (30/5).
Apabila dilakukan relokasi, lanjut Hamka, harus memperhatikan pedagang yang terdampak. Agar tidak berimbas terhadap ekonomi warga dan para pedagang, yang mengadu nasib dengan berjualan atau berdagang.
“Kita pada prinsipnya berkewajiban untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah. Ke depannya diperlukan kajian dan pembicaraan mengenai rencana pemindahan para pedagang itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Bulungan Zakaria menambahkan, mengenai rencana relokasi belum dilakukan kajian. Tetapi, jika untuk para pedagang tetap dilakukan pendataan. Sementara untuk retribusi tidak dipungut biaya.
“Karena yang menjadi kewenangan kita, itu hanya di Pasar Induk dan pedagang di Kulteka. Untuk penarikan retribusi bagi para pedagang,” ujarnya.
Terhadap para pedagang di sepanjang Taman Sungai Kayan, bukan jadi kewenangan KUKMPP Bulungan. Bahkan, jumlah pedagang yang berjualan di lokasi taman, tidak diketahui persis. (kn-2)


