Saturday, 4 April, 2026

Pemasaran Produk Lokal Masih Jadi Kendala

TANJUNG SELOR – Pemasaran produk lokal masih terkendala. Seperti beras lokal, karya kerajinan tangan dan hasil bumi lainnya.

Kabupaten Bulungan setiap tahun mampu menghasilkan beras lokal. Namun pangsa pasar masih menjadi kendala untuk diperjualbelikan. Wakil Ketua Komisi II DPRD Bulungan Tasa Gung berharap, ada peran serta pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan ini.

Kehadiran pemerintah daerah untuk membuka ruang dan pangsa pasar bagi para petani, dapat memudahkan pendistribusian produk pertanian. Agar ada input atau masukan bagi para petani dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Mestinya beras lokal ini menjadi primadona masyarakat. Karena kualitasnya tak perlu diragukan. Jangan sampai kulitas beras sudah bagus, tapi nyatanya di lapangan sulit diperjualbelikan,” ungkapnya, kemarin (31/5).

Dia juga menyoroti ketersedian beras lokal tersebut. Karena, jangan sampai banyak permintaan pasar, tapi ketersediaan malah tidak bisa mengakomodir kebutuhan pasar. Beras lokal yang ada dipasaran sejauh ini harganya cenderung berbeda dari produk luar.

“Ini tentu menjadi bahan catatan buat pemerintah daerah. Produk hasil pertanian ini masih tergolong tinggi harganya. Saya rasa ini perlu ada kajian matang,” pintanya.

Menurutnya, jika beras lokal ini bisa dijangkau dipasaran. Secara otomatis akan mendorong peningkatan ekonomi petani. Tujuan keberlangsungan pemerintah itu, supaya bisa mensejahterahkan masyarakat. (adv)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru