TANJUNG SELOR – Interkoneksi dari satu daerah ke daerah lain di Kalimantan Utara (Kaltara) belum merata. Salah satunya jalan paralel menuju Desa Labang, Kecamatan Lumbis Pansiangan, Kabupaten Nunukan.
Desa Labang saat ini dibangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Namun untuk menuju PLBN tersebut, tidak bisa dilalui jalur darat. Sehingga dibutuhkan jalan paralel menuju desa tersebut.
Menurut Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan, di Kaltara terdapat 3 interkoneksi khusus berkenaan dengan jalan. Namun terdapat juga paralel yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lain. Jalan dari Kecamatan Mansalong menuju Kecamatan Lumbis Pansiangan, akan tembus ke Kecamatan Krayan.
“Kita harap ini bisa terlaksana. Sebab pembangunan PLBN juga tengah berjalan,” terangnya, Minggu (5/6).
Jika dilihat prospek ke depannya, menurut Yansen, itu cukup bagus dan strategis. Karena berbatasan dengan dua negara bagian di Malaysia, yaitu Sabah dan Sarawak.
“Sebenarnya selama ini yang tak disadari oleh kita, bahwa interkoneksi ini ramai menghidupi ekonomi Kaltara. Di samping Seimenggaris dan Sebatik,” kata dia.
Interkoneksi untuk jalan paralel, dapat menguntungkan Kaltara. Baik itu di Kabupaten Nunukan, Malinau, termasuk Bulungan. Apalagi, barang-barang keluar masuk melalui jalur-jalur tersebut. Untuk itu, harus segera bangun jalan tersebut. Link jalannya sudah direncanakan sejak lama. Yakni Mensalong–Lumbis Ogong – Lumbis Pansiangan–Lumbis Hulu–Mentarang–Krayan.
“Sekarang yang dari Krayan itu sudah dibangun jalannya. Yang menjadi pertanyaan, ke mana akan pergi jalan itu. Karena harus benar-benar paralel dan menyambung,” tuturnya.
Di Desa Labang, Kecamatan Lumbis Pansiangan masyarakatnya tinggal di bantaran sungai. Menurut dia, sangat tidak representatif untuk tumbuh dan berkembang dalam jangka panjang. “Dulu pernah dibangun sekitar 10 kilometer tapi tidak dilanjutkan, karena terbatasnya anggaran. Kita minta diprogramkan kembali untuk ditembuskan jalur Mansalong – Lumbis Ogong – Lumbis Pansiangan – Lumbis Hulu – Krayan. Perencanaan sudah ada, untuk tahun ini belum. Tetapi perencanaan proses jalan sudah tinggal dikerjakan saja,” ungkapnya. (kn-2)


