Wednesday, 29 April, 2026

Warga Tak Mampu Diberi Bantuan STB untuk TV Digital

TARAKAN – Pemerintah bakal melakukan migrasi siaran TV Analog ke TV Digital. Bagi masyarakat yang tidak mampu atau masuk kategori miskin, akan mendapatkan bantuan Set Top Box (STB) dalam mendukung migrasi siaran TV Analog ke TV Digital.

Sub Koordinator Pelayanan Informasi Publik pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Tarakan Sugiatmoko menyebut, jumlah penerima STB untuk keluarga miskin mencapai 4.709 unit. Bantuan tersebut terbagi dalam semua kecamatan.

Rinciannya, Kecamatan Tarakan Barat (1.322 unit), Tarakan Tengah (1.373 unit), Tarakan Timur (1.213 unit) dan Tarakan Utara (801 unit). “Di Tarakan Barat nantinya dibagikan Metro TV, Tarakan Tengah dibagikan MNC dan Global TV. Lalu, Tarakan Timur akan dibagikan Trans7 dan Tarakan Utara dibagikan SCTV. Jadi per kecamatan dibagikan,” jelasnya, Minggu (5/6).

Saat ini produk sudah ada di Tarakan dan sedang proses penginstalan perangkat. Namun untuk pengisian channel stasiun TV belum dipastikan jadwalnya. Secara simbolis, penyerahan akan diberikan pada Selasa (7/6) nanti.

Lebih lanjut kata Sugiatmoko, rencana pembagian simbolis di Kantor Camat Tarakan Timur untuk Trans7. Ia mengatakan STB ini, bisa menangkap siaran TB digital. Berapa pun jumlah saluran tv digital di Tarakan bisa diakses.

“Sementara ini baru 18 stasiun TV swasta sudah masuk. Di Tarakan ada disiapkan lima tempat izin stasiun radio. Pertama TVRI, sementara ini diisi empat stasiunnya dan satu stasiun Tarakan TB,” bebernya.

Kemudian tempat kedua, ada MT Grup, Indosiar, SCTV dan Mentari TV. Ketiga, ada Trans Media terdiri Trans7, Trans TV, CNN dan CNBC. Keempat, ada MNC grup. Saat ini MNC belum ada siaran. Kelima ada Metro TV bersama Magma TV dan jejaringnya. Dengan menggunakan STB, masyarakat tidak perlu berlangganan TV Kabel dan Indihome.

“Tidak perlu. Otomatis sudah bisa menikmati yang pertama, dengan menggunakan antena kabel dan STB. Produk yang tak menggunakan STB biasanya TV yang di bawah produk tahun 2018,” tegasnya.

Untuk TV tabung mayoritas sudah memakai STB. Namun pihaknya menganjurkan menggunakan STB, agar bisa menikmati channel yang ada. “Tak perlu berlangganan tinggal beli antena. Ini diberikan untuk warga miskin dan gratis karena merupakan CSR dari lembaga penyiaran swasta,” ungkapnya.

Saat ini STB sudah bisa dinikmati, mesti powernya belum dimaksimalkan. Hanya ada beberapa wilayah yang bisa menikmati, yakni di Tarakan Tengah dan Tarakan Barat.

Yang bisa menikmati sementara ini semua kelurahan Tarakan Barat, di Tarakan Timur itu ada Gunung Lingkas sudah bisa menikmati. Di Tarakan Utara, yang bisa dijangkau Metro TV dan TVRI. Kalau TV One dan TVRI sudah lama diakses warga, karena powernya sudah lama dan besar. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru