Wednesday, 22 April, 2026

Bagi Pengantar CJH Tak Disarankan ke Bandara

TARAKAN – Persiapan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Tarakan terus dilakukan Kantor Kemenag Tarakan.

Nantinya pelepasan CJH akan dilaksanakan di Masjid Baitul Izzah Islamic Center Tarakan, pada 29 Juni mendatang. “Karena mereka berangkat dari Tarakan pada 29 Juni pukul 10.50 Wita menggunakan Wings Air, satu pesawat saja,” jelas Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Tarakan Muhammad Salam, Rabu (8/6).

Jumlah yang berangkat sebanyak 68 orang untuk Tarakan dan se-Kaltara total 190 CJH. Ada juga CJH yang berangkat haji pada 28 Juni dari Kabupaten Nunukan dan Bulungan. Karena keberangkatan dijadwalkan pukul 10.50 Wita, maka dua jam sebelumnya akan dikumpulkan di Masjid Baitul Izzah Islamic Center Tarakan. “Di situlah adakan pelepasan. Nanti baca doa dan mereka dibawa menggunakan bis ke Bandara Juwata Tarakan,” ungkapnya.

Pengantar dan penjemput hanya mengantarkan keluarganya di kawasan Islamic Center. Pihaknya tidak memperbolehkan pengantar maupun keluarga, ikut mengantarkan CJH ke Bandara Juwata Tarakan.

“Jangan lagi ikut ke bandara, karena CJH langsung masuk ke pesawat,” imbuhnya.

Nantinya, lanjut Salam, tujuan pemberangkatan ke Embarkasi Haji Balikpapan dan dijadwalkan tiba pukul 14.00 Wita. Selanjutnya, di Embarkasi Haji Balikpapan, CJH harus melaksanakan tes kesehatan.

“Karena dulu ada kejadian pernah ada CJH yang didapat hamil. Kalau sudah hamil, maka tertinggal, atau ada ketahuan menyembunyikan penyakitnya, misalnya harus cuci darah,” ungkapnya.

Sebelum berangkat, CJH juga wajib menjalani swab test PCR berdasarkan aturan Pemerintah Arab Saudi. Setelah dilakukan pengecekan kesehatan, CJH akan berangkat pukul 02.00 dini hari dari Embarkasi Balikpapan ke Jeddah.

“Enam jam sebelum berangkat sudah harus kumpul di ruangan. Lalu berangkatlah CJH ke Jeddah dan tiba tanggal 30 Juni mendatang. Sesuai jadwal yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. Kurang lebih tujuh hari jemaah haji berada di Mekkah, baru melaksanakan Wukuf pada 8 Zulhijjah,” urainya.

Keberangkatan juga dijadwalkan untuk CJH Bulungan, melalui Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor. Yang direncanakan pada 28 Juni mendatang. Dikatakan Kepala Kemenag Bulungan H Saimin, pelepasan CJH dilakukan di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor.

Untuk memastikan kesehatan CJH, akan menerima suntikan vaksin meningitis dan booster Covid-19. Mengingat, ini merupakan salah satu indikator untuk keberangkatan haji. Termasuk, CJH wajib menunjukkan hasil swab PCR negatif dalam kurun waktu paling lambat 72 jam sebelum keberangkatan.

Setelah satu malam di Emberkasi Haji Balikpapan, CJH berangkat ke Arab Saudi. Tahun ini, kata Saimin, kuota CJH Bulungan sebanyak 38 orang. Dari jumlah tersebut, Kemenag Bulungan belum bisa memastikan kelompok risiko tinggi (Risti). Mengingat suhu di Arab Saudi diperkirakan mencapai 50 derajat celcius, pada musim haji tahun ini.

“Kita minta CJH tetap menjaga kesehatan biar tetap prima, sebelum waktunya berangkat,” pesannya.

Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan dr Velix Toding Sima memastikan, seluruh CJH Bulungan telah menerima vaksin booster dan meningitis. Tinggal vaksin influenza yang belum. Direncanakan, vaksin tersebut disuntikkan pada pekan depan (Rabu 15 Juni).

Selain menjadi salah satu syarat keberangkatan CJH, untuk memastikan kesehatan tetap aman dan bugar. “Kita juga telah melaksanakan kegiatan pengukuran kebugaran dengan metode rockport (berlari kecil). Hasilnya semua dalam keadaan sehat,” tuturnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru