TANJUNG SELOR – Kendaraan roda dua maupun roda empat mengantre untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya di SPBU Jalan Sengkawit Tanjung Selor. Antrean kendaraan yang mengular tersebut masih terjadi dan belum terurai hingga saat ini.
Bahkan, ada dugaan oknum pengetap masih melakukan pengisian BBM hingga berulang-ulang. Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya menegaskan bakal menindaklanjuti pemberantasan terhadap dugaan penimbunan BBM. Kapolda memastikan akan mengawal soal antrean saat pengisian BBM di SPBU.
“Kami akan mengawal dan saat ini sedang lakukan penyelidikan. Ketika terjadi indikasi tindakan pidana, maka kami akan proses,” tegas Daniel, Rabu (24/8).
Namun, menurut Kapolda, ketika terjadi antrean kendaraan tidak lantas bisa ditangani dengan cepat. Perlu mencari tahu akar persoalan, penyebab terjadinya antrean kendaraan tersebut.
Kepolisian akan intens mengenai persoalan itu. Dengan lebih dahulu dilakukan investigasi di lapangan. Jajaran kepolisian belum merencanakan gelar operasi. Apabila operasi dilakukan, tidak akan ada pemberitahuan.
“Sudah ada beberapa kasus yang sudah ditangani. Seperti di SPBU Jalan Sengkwit, itu sedang ditangani jajaran kepolisian,” ujarnya. (kn-2)


