Monday, 20 April, 2026

Pemancing yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

TARAKAN – Nelayan bernama Adi yang hilang sejak Senin (26/9) lalu, ditemukan sudah tidak bernyawa di perairan Tanjung Pasir, Kota Tarakan, sekira pukul 13.50 Wita, Rabu (28/9).

Korban yang berusia 47 tahun itu langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan Syahril mengatakan, hari kedua pencarian korban dipusatkan di lokasi kejadian perkara (LKP) di perairan Tanjung Pasir. Dengan menggunakan alat pendeteksi korban di bawah air atau Aquaeye, sekaligus melakukan penyelaman.

“Sekitar pukul 13.50 Wita tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan naik delta (meninggal dunia, Red), pada koordinat 3°18’041.”N 117°43’14.”E. Atau sejauh 500 meter dari LKP,” jelasnya, Rabu (28/9).

Tim SAR gabungan yang dilibatkan, terdiri dari 5 personel SAR Tarakan, personel Ditpolairud Polda Kaltara, Lantamal XIII Tarakan dan masyarakat. Saat korban ditemukan, dalam posisi terlilit tali rumput laut milik nelayan di perairan Tanjung Pasir.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung diantarkan ke pihak keluarga sekira pukul 14.30 Wita. Setelah sebelumnya, jenazah korban dibersihkan terlebih dahulu. Keluarga korban tidak berkenan untuk dilakukan visum di rumah sakit.

“Kondisi korban sempat tersangkut di pukat. Kami duga itu pukat milik nelayan rumput laut di Tanjung Pasir. Yang jelas kami membuka jaring itu bersama tim SAR gabungan. Setelah itu korban kami masukan ke kantung mayat,” ungkapnya.

Pihaknya menduga, kondisi korban sudah terperangkap di pukat rumput laut. Ditambah lagi, korban terkena badai hujan deras disertai angin kencang dan gelombang tinggi pada Senin (26/9) lalu.

“Kondisi korban diduga saat itu tidak bisa menyelamatkan diri. Karena sudah terlilit pukat dan ditambah kena badai. Memang malam itu, kondisi cuaca sedang buruk. Di darat saja, angin sangat kencang,” tuturnya.

Setelah mengantarkan korban ke keluarga, lanjut Syahril, operasi SAR dinyatakan ditutup dan selesai. Semua unsur yang terlibat, baik dari TNI/Polri kembali ke kesatuan masing-masing. “Korban ini di KTP masih warga Kelurahan Karang Rejo. Tapi sekarang bermukim di Tanjung Pasir,” imbuhnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru