Friday, 24 April, 2026

PSN Beri Peluang Penarikan Pajak

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mencari potensi-potensi pendapatan daerah. Seiring dengan adanya proyek strategis nasional (PSN) yang bakal dibangun di Kaltara.

Potensi dengan dibangunnya PSN, terutama untuk sektor perpajakan. Seperti pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso dan PLTA Kayan Mentarang di Malinau.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara Tomy Labo mengatakan, seluruh potensi yang ada akan dimanfaatkan. Mulai dari industri pengolahan atau smelter nikel, produksi baterai listrik hingga petrokimia.

“Rencana industri besar di PSN itu turut memberikan potensi pajak daerah yang dapat diraup Pemprov Kaltara,” jelasnya, Minggu (9/10).

Bapenda Kaltara telah melakukan pendataan mengenai potensi pajak daerah dari kawasan industri. Ada tiga jenis pajak daerah yang dapat dioptimalkan, dari kehadiran kawasan industri di daerah pesisir Bulungan tersebut.

“Untuk di kawasan industri, kita sudah lakukan pendataan Ada pajak alat berat, BBM dan air permukaan,” sebutnya.

Termasuk untuk pembangunan PLTA Sungai Kayan  dan PLTA Kayan Mentarang, yang memiliki potensi untuk penarikan pajak. Selain itu, adanya PSN juga bisa mendatangkan tenaga kerja asing. Secara otomatis, bisa meningkatkan pendapatan. Sebab ada yang namanya retribusi mempekerjakan tenaga kerja asing.

“Semua ada peluang. Ini menjadikan Kaltara bisa maju. Investasi akan mendatangkan peluang pendapatan daerah,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru