Tuesday, 21 April, 2026

Pengangkatan Bangkai Kapal Warmond di Sungai Kayan Butuh Anggaran Besar

TANJUNG SELOR – Selain Kesultanan Bulungan yang menyimpan banyak sejarah.  Ternyata di Sungai Kayan ada peninggalan sejarah yang menarik.

Seperti isu yang sempat mencuat, soal rencana pengangkatan bangkai Kapal Warmond. Hanya saja, wacana ini urung terlaksana karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terkendala kemampuan keuangan.

Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan, soal pengangkatan bangkai Kapal Warmond itu bisa saja dilakukan. Tapi, sebelum dilaksanakan ada rencana yang perlu disusun. Termasuk soal kesepakatan bersama mengenai pengangkatan bangkai Kapal Warmond tersebut.

“Kapal Warmond ini merupakan saksi sejarah Kesultanan Bulungan yang tenggelam sekitar 50 tahun lalu di Sungai Kayan,” terang Syarwani, Selasa (11/10).

Namun sampai sekarang, lanjut Syarwani, belum ada penyusunan perencanaan terkait pengangkatan bangkai kapal itu. Ditambah dengan keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala, sehingga niat itu belum terwujud.

Proses pengangkatan bangkai Kapal Warmond membutuhkan anggaran cukup besar. Mengingat, untuk pengangkatan bangkai kapal membutuhkan alat dan teknologi canggih. Pemkab akan berupaya untuk merealisasikan rencana tersebut, salah satunya dengan menjalin koordinasi dengan Pemprov Kaltara.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bulungan Septi Ding mengakui, sempat ada wacana untuk pengangkatan bangkai Kapal Warmond. Namun, setelah dilakukan penelitian. Kebutuhan anggaran untuk mengangkat kapal yang memiliki panjang 58 meter dan lebar 8 meter itu cukup besar.

Selain itu, posisi kapal juga cukup dalam. Meskipun titik lokasi tenggelam bangkai kapal sudah diketahui. “Titik koordinatnya sudah terdeteksi, masih di sepanjang Sungai Kayan. Tepatnya di depan Museum Kesultanan Bulungan. Karena ini anggaran yang besar, jadi masih sebatas rencana,” tuturnnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru