TANJUNG SELOR – Berdasarkan data Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Selor, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim) Kaltara termasuk dinas yang mendapatkan alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Dari total APBN Rp 3,33 triliun, DPUPR Perkim Kaltara dialokasi APBN sebesar Rp 480 Miliar. Alokasi anggaran tersebut agar dapat dioptimalkan, sehingga bisa terealisasi APBN melalui kegiatan pembangunan.
Menyikapi hal tersebut, DPUPR Perkim Kaltara optimis penyerapan APBN akan mencapai target pada triwulan IV tahun ini. Saat ini, beberapa kegiatan masih berjalan, sehingga sangat memungkinkan merealisasikan APBN lebih dari target. Mengingat, target realisasi hanya tinggal 20 persen.
“Dari anggaran APBN sebesar itu, telah menyerahkan kepada masing-masing bidang yang melaksanakan kegiatan. Sesuai program Pemerintah Pusat. Seperti pembangunan perumahan dan jalan-jalan di Kaltara,” jelas Kepala DPUPR Perkim Kaltara Datu Iman Suramenggala, belum lama ini.
Untuk teknisnya, ada pada masing-masing bidang. Termasuk ada juga terdapat di Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kaltara. Datu memastikan, tidak ada satupun kegiatan yang tidak berjalan. Realisasi APBN tidak bisa dicairkan begitu saja, meski saat ini sudah ada kegiatan yang berjalan.
Diharuskan ada administrasi yang terpenuhi, seperti tahap penyelesaian kegiatan dan administrasi pengerjaan. “Ada yang memang anggarannya sudah kita cairkan saat kegiatan dimulai. Tapi ada juga kegiatan pelaksananya yang mengeluarkan modal terlebih dahulu. Lalu kita ganti dengan pencairan APBN,” ujarnya.
Faktor tersebut, lanjut dia, biasanya dianggap keterlambatan realisasi penyerapan anggaran. Dalam kegiatan DPUPR Perkim Kaltara, semuanya berjalan tanpa kendala. Karena ada beberapa pengerjaan yang memang harus menyelesaikan tahapan target untuk pencairan realisasi APBN. (kn-2)


