TANJUNG SELOR – Komandan Kodim 0903/Bulungan Letnan Kolonel (Letkol) Inf Victor Andhyka Tjokro meninjau lokasi pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, bersama perwakilan PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).
Peninjauan di lokasi KIHI tersebut, untuk mencari tahu kendala yang terjadi di lapangan. “Laporan yang kita dapatkan, adanya aksi penolakan dari warga di atas lahan yang belum diganti rugi oleh pengelola kawasan. Hasilnya, pengelola kawasan tak melakukan pekerjaan yang belum dibebaskan itu,” terang Victor, beberapa waktu lalu.
Menurut Victor, dari pengamatan di lapangan, pekerjaan dari pengelola kawasan sudah sesuai. Karena pengerjaan tidak dilakukan pada lahan yang belum bebas syarat. Pihaknya berkomitmen mengawal proses pembangunan KIHI. Pengelola kawasan diminta terus berkoordinasi dengan semua pihak. Baik itu pemerintah daerah, TNI/Polri, untuk menjawab cepat keluhan tersebut.
“Kita sudah mendirikan beberapa posko gabungan,” imbuhnya.
Bahkan, pengelola kawasan dalam pembangunan itu melibatkan masyarakat lokal untuk mengisi bidang yang ditentukan. Untuk pembangunan dilakukan pada lahan yang telah dibebaskan.
“Kalau itu lahan masyarakat, maka kita harus tuntaskan terlebih dahulu. Sedangkan pembangunan yang berproses, di atas lahan yang telah bebas secara kepemilikan,” terang Jamal Manajer Operasional PT KIPI.
Jamal pun tak menampik, soal oknum yang mengiring isu untuk menghambat pembangunan KIHI. Namun, itu bukan menjadi hambatan terhadap proses pembangunan KIHI. Pasalnya, saat ini lahan yang telah dibebaskan sudah mencapai 80 persen dari total luas lahan 14 ribu hektare. (kn-2)


