Saturday, 4 April, 2026

Dibatasi 150 Orang Tiap Kontingen untuk Opening Ceremony Porprov I Kaltara

TANJUNG SELOR – Sesuai jadwal, besok (17/12) sore digelar Opening Ceremony Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) I Kalimantan Utara (Kaltara) yang berlangsung di Stadion Andi Tjatjo, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Perhelatan perdana Porprov ini terdapat dua tuan rumah, yakni Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan. Dengan mempertandingkan sebanyak 33 cabang olahraga (Cabor). Kabupaten Bulungan dipercaya untuk menggelar pembukaan dan penutupan Porprov tersebut.

Stadion yang digunakan pun kini sudah dibenahi, dengan melakukan pengecatan. Namun, dalam Opening Ceremony nanti, jumlah kontingen kabupaten dan kota yang ikut defile dibatasi minimal 150 orang. Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Besar (PB) Porprov I Kaltara Syarwani saat dikonfirmasi Harian Rakyat Kaltara, Kamis (15/12).

“Pembukaan Porprov tetap kita laksanakan di Stadion Andi Tjatjo. Sesuai kapasitas stadion, maka jumlah kontingen yang ikut kita batasi. Partisipasi kabupaten dan kota sudah kita koordinasikan melalui Ketua Kontingen maupun Ketua KONI masing-masing,” jelas pria yang juga menjabat Bupati Bulungan ini.

Dia mengharapkan, agar seluruh kontingen bisa menampilkan sejumlah atlet saat pelaksanaan defile tersebut. Berkaitan adanya venue pertandingan yang disinyalir belum mengantongi izin keramaian. Namun, diakui Syarwani, belum mendapatkan laporan dari Sekretariatan Porprov.

“Nanti kita akan kroscek di Sekretariatan, untuk memastikan hal itu bisa diatasi. Karena kita masih memiliki waktu sehari, dalam menuntaskan venue-venue pertandingan,” tutur Syarwani.

Meskipun Opening Ceremony baru digelar Sabtu (17/12), namun untuk cabang olahraga (Cabor) sepak bola akan memulai pertandingan pada Jumat (16/12). Cabor sepak bola akan berlangsung di Stadion Andi Tjatjo. Di laga perdana sepak bola, mempertemukan Nunukan versus Kabupaten Tana Tidung (KTT) mulai pukul 14.05 WITA. Berlanjut Malinau bertemu Bulungan pukul 16.00 WITA.

Jelang laga itu, hingga Kamis pagi (15/12), Panitia Besar (PB) Porprov melalui Technical Delegate cabor sepak bola, terus mempersiapkan perlengkapan pertandingan.

“Kami lagi persiapan lapangan, termasuk pengecatan lapangan. Termasuk pemasangan jaring dan lain sebagainya,” ungkap Hamdani.

Pria yang juga menjabat Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kaltara ini memastikan, Technical Meeting (TM) dengan peserta telah digelar beberapa hari lalu via zoom meeting. Disepakati, sistem pertandingan menggunakan setengah kompetisi. Karena jumlah peserta hanya 5 tim.

Setiap tim nantinya saling bertemu. Dalam perolehan medali nantinya, ditentukan melalui poin tertinggi dari seluruh pertandingan. Sementara itu, perwakilan cabor kontingen Tarakan optimis meraih semua medali di ajang Porprov I Kaltara. Diantaranya cabor renang dan catur.

Pelatih Cabor Renang Tarakan Susilawati mengatakan, persiapan latihan akan diterapkan saat atlet renang mulai bertanding. Mesti pihaknya hanya melakukan pemusatan latihan selama satu pekan. “Kami siap saja. Karena sudah latihan setiap hari, dengan jadwal Subuh dan malam,” jelasnya, Kamis (15/12).

Pihaknya menargetkan juara umum pada cabor renang. Dari 10 nomor yang dipertandingkan, ada 8 nomor diantaranya pihaknya merasa optimis meraih medali emas. “Ada 8 atlet yang akan nantinya bertanding pada 20 Desember di Tarakan,” imbuhnya.

Di lain pihak, Manager Catur Erick Hendrawan mengatakan, berangkat dari semangat dan membawa nama kota Tarakan akan turun pada setiap nomor pertandingan. Sehingga berharap terdapat beberapa nomor-nomor yang akan menyumbangkan medali.

“Ada nomor-nomor lain minimal kita bicara banyak di Porprov pertama ini. Target kami tidak muluk-muluk, karena ingin mengasah kembali kemampuan atlet kami. Sehingga kita prediksi nomor andalan, untuk strategi kita serahkan ke pelatih,” bebernya.

Pada cabor Catur Erick membawa 10 atlet, dengan kekuatan penuh yang akan mengikuti 12 nomor pertandingan. “Kami sudah intip peta pertandingan pada daerah lain. Jadi kita sudah antisipasi untuk langkah-langkahnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan Khairul berharap, kepada seluruh atlet agar bertanding dengan mengutamakan sportivitas.

“Jaga kesehatan, ya tentu harapan kita dengan demikian endingnya mudah-mudahan dapat menjadi juara umum. Ya happy lah, tapi yang paling penting silaturahminya sesama atlet Kaltara,” pesannya.

Ia mengungkapkan, dalam keikutsertaan Tarakan pada Porprov pertama ini tidak dijadikan tumpuan sebagai target akhir. Masih terdapat Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun Sea Games ke depan.

“Itu tidak mustahil karena Tarakan sudah beberapa kali menghasilkan atlet-atlet. Tidak hanya nasional ada yang bermain di Sea Games maupun Asean Games,” bebernya.

Ia optimis seluruh cabor yang diikuti menjadi cabor unggulan Kontingen Tarakan dan mampu menyumbang medali. “Optimisme saya kira modal utama, bagaimana hasil akhirnya ya itu nanti risiko kalah menang,” ucapnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tarakan Rukisah Saleh mengungkapkan, jauh sebelum Kaltara ada, Tarakan menjadi lubung medali untuk kekuatan di Kaltim. Saat ini ia mengharapkan Tarakan dapat kembali menyumbang medali dalam ajang Porprov I Kaltara.

“Saya kira sebagai atlet punya kehormatan untuk menjaga prestasi. Saya yakin dan percaya adik-adik dan official dapat menjaga kehormatan prestasi. Tetap kita optimis dan berjuang untuk meraih kejayaan di Porprov yang digelar di Tanjung Selor dan Tarakan,” singkatnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru