TANJUNG SELOR – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mendata untuk pencairan klaim JHT (Jaminan Hari Tua) terhadap pekerja di Bulungan, pada tahun 2021-2022.
Dalam kurun waktu dua tahun tersebut, pencairan JHT mengalami peningkatan. Pada tahun 2021 nominal yang mengklaim JHT totalnya Rp 33.297.722.092,12 dengan 3.032 pekerja. Sedangkan tahun 2022 total klaim Rp 48.230.072.121,08 dengan 4.853 pekerja.
“Kebanyakan masa kontrak yang telah berakhir, penyebab utama klaim JHT mengalami peningkatan,” jelas Kepala Kantor Cabang Pembantu BPJS Ketenagakerjaan Bulungan Hasan, Kamis (12/1).
Menurut Hasan, tidak ada kendala dalam pencairan. Pasalnya, semua sudah dipermudah melalui sistem online. Sehingga, nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor untuk proses pencairan JHT.
Selain JHT, angka klaim Jaminan Klaim Kematian (JKM) pun mengalami kenaikan. Di mana ada sekitar 39 kasus tahun 2021, total klaim Rp 1.656.000.000. Sementara tahun 2022 ada 45 kasus, total klaim Rp 1.671.000.000. Selanjutnya, klaim (Jaminan Pensiun (JPN) ada 31 pekerja dengan total Rp 149.969.937, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) total klaim Rp 222.905.987 dan Beasiswa total klaim Rp 151.000.000. Hal itu terjadi selama 2022 lalu.
Sedangkan sepanjang 2021 untuk pencairan JPN ada 40 kasus, total Rp 191.464.380, JKK total Rp 372.758.419, dan Beasiswa Rp 105.000.000. “Memang setiap klaim ini berbeda kenaikan. Tapi untuk angka klaim terbesar sepanjang tahun 2022 itu berupa JHT,” tutupnya. (kn-2)


