Wednesday, 24 June, 2026

Ringkus 3 Pelaku Kejahatan di Luar Kaltara

TARAKAN – Dalam sepekan terakhir, Unit Resmob Polres Tarakan berhasil membekuk 3 pelaku kejahatan di tempat berbeda. Tiga pelaku berhasil diamankan di masing-masing lokasi berbeda, yakni Kota Makassar, Jember dan Madiun.

Satu pelaku berinisial MR berhasil dibawa ke Tarakan pada 29 Januari lalu. Sementara pelaku berinisial WA dan HR, tiba sekitar pukul 12.00 Wita di Bandara Juwata Tarakan, Rabu (1/2).

Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Aldi mengatakan, awalnya mendapat laporan dugaan penipuan yang dilakukan pria berinisial WA (36) pada 18 Januari 2023. Modus yang dilakukan WA, meminta uang korban sebesar Rp 8,5 juta. Dengan alasan pembayaran awal pembuatan kitchen set pada 25 Juli 2022. Setelah menunggu selama 4 bulan, pelaku tak kunjung menghubungi korban.

“Tak ada kabar dan pertanggungjawaban dari pelaku. Tepat 30 Oktober 2022, korban mendatangi toko pelaku di Kelurahan Pamusian. Tapi toko itu sudah tidak ada,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, ternyata ada 3 korban lain yang merasa dirugikan. Akhirnya keberadaan WA terungkap dan berhasil diamankan di Kabupaten Madiun sekitar pukul 03.00 WIB, 30 Januari 2023.

Dalam perkara lain, pria berinisial HR diamankan di Kabupaten Jember sekitar pukul 02.00 Wita pada 29 Januari lalu. HR diduga melakukan penggelapan uang perusahaan tempat dia bekerja senilai Rp 114.961.839.

“Bermula saat perusahaan tempat HR bekerja melakukan audit pembayaran alat tulis dan buku. Dari hasil audit ditemukan pelaku yang merupakan sales, belum menyetorkan uang hasil penjualan buku dan alat tulis. Padahal pihak konsumen telah membayar lunas. Kejadian diperkirakan April 2022,” ungkap Aldi.

Perkara lain, lanjut Aldi, pria berinisial MR diamankan di Kota Makassar. Pelaku diduga melakukan penggelapan dana umroh sejak tahun 2022. Nilai kerugian dari penggelapan dana umroh mencapai miliaran rupiah.

“Penipuan terjadi dan sempat viral beberapa waktu terakhir di Tarakan. Untuk korbannya sudah banyak. Ini semua beda-beda laporan polisi. Sebelumnya satu yang dari Makassar sudah kita dahulukan bawa ke Polres Tarakan,” bebernya.

Proses pencarian pelaku diawali dengan berkoordinasi ke instansi kepolisian masing-masing daerah. Untuk pencarian inipun dibantu oleh Direktorat Kriminal Umum Jatanras Polda Jatim.

“Di Jawa Timur pun kita dibantu jajaran Polres Jember dan Polres Madiun. Nanti lebih lengkapnya akan kami rilis kembali,” ujarnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru