Wednesday, 24 June, 2026

Mediasi Damai Tak Ada Intervensi, Kasus Laka Maut

TARAKAN – Hingga kini belum ada penetapan tersangka atas kasus kecelakaan maut yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Upaya mediasi damai antara sopir truk dan keluarga korban rencananya akan dilakukan.

Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Lantas AKP Rully Zuldh Fermana menjelaskan, untuk perkara ini akan diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Pihaknya telah memanggil kedua belah pihak. Namun keluarga korban belum dapat hadir. Dikarenakan masih dalam masa trauma, akibat laka maut yang meregang nyawa anaknya berinisial AM. “Jadi kami yang datangi ke rumah korban. Sudah ada titik temu,” jelasnya, Rabu (1/2) lalu.

Ia menegaskan, perkara tetap berjalan. Namun penyelesaiannya difokuskan untuk proses kelengkapan berkas Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Ia mengakui, permintaan dari keluarga korban terkait mediasi damai tidak ada intervensi dari pihak penyidik.

“Kami tidak boleh memberikan saran atau bagaimana. Kalau sudah ada kesepakatan jumlah (santunan) ditandatangani dan mengikat. Kami sebagai penyidik tidak ikut campur. Tapi tidak ada permintaan dan sopir truk mengerti saja,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Rully, kejadian kecelakaan murni kelalaian dari sopir truk. Aturan yang dilanggar sopir truk, tidak menyalakan lampu sein. Bahkan seharusnya, kendaraan tidak boleh langsung belok saat berada di marka jalan yang tidak putus.

“Seharusnya berhenti dulu. Ini langsung belok. Sehingga motor kaget dan terseret sebelum akhirnya terbentur ban mobil. Manuver tidak boleh dilakukan. Tidak boleh juga berhenti di situ, karena itu (toko) tidak ada parkiran,” tegasnya.

Pihak kepolisian telah melakukan teguran keras kepada pihak took, terkait aturan laka lantas. Sebab di area toko tersebut tidak ada rambu dan kerap kali terjadi bongkar muat di pinggir jalan. “Ini penyelidikan laka lantasnya. Sedangkan pelanggaran karena sudah terjadi, ya tidak bisa kami tilang,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, AM meregang nyawa saat menabrak sebuah truk di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Sebengkok sekitar pukul 15.48 Wita pada 24 Januari lalu. Korban saat itu mengalami luka berat di bagian kepala. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru