TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Induk Tanjung Selor, Kamis (4/4). Bupati sidak bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bulungan, untuk memastikan harga kebutuhan bahan pokok tetap stabil dan stok aman jelang Lebaran.
Hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan stok dan harga masih relatif stabil. Tidak ada penimbunan terhadap beberapa komoditas utama, yang seringkali mengalami lonjakan harga.
“Tak ada aktivitas penimbunan yang dapat menyebabkan kelangkaan bahan pokok,” jelas Syarwani.
Namun, pemda terus melakukan pengawasan di lapangan untuk mengantisipasi adanya aktivitas penimbunan. Bupati berpesan agar masyarakat dapat berperan aktif dalam menekan kenaikan harga. Dengan menghindari pembelian dalam jumlah yang berlebihan.
Di Bulungan, menurut Syarwani, ada beberapa jenis komoditas yang berpotensi mengalami lonjakan harga. Salah satunya, bawang merah. Ketersediaannya, sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah.
“Sekarang produksi bawang merah dan bawang putih lokal masih terbatas. Sehingga berharap adanya pasokan dari daerah lain,” tuturnya.
Dikarenakan dalam proses pendistribusian, tergantung pada infrastruktur yang ada. Jika baik dan memadai, maka proses distribusi berjalan lancar. Kendati demikian, Pemkab Bulungan optimistis menghadapi perayaan Idulfitri.
“Kepada seluruh pedagang di Pasar Induk untuk menjaga kondusifitas dan keamanan,” pesannya.
Di lain pihak, Kepala BPS Bulungan Yuda Agus Irianto menyatakan angka inflasi di Bulungan mengalami kenaikan 0,31 persen. Namun, pasokan dan permintaan pasar harus diwaspadai agar inflasi di Bulungan tidak semakin naik.
“Meminimalisir kenaikan harga pada momen tertentu, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan pemerintah dan masyarakat. Salah satunya memperbanyak produksi komoditas lokal,” ungkapnya.
Sehingga, pasokan tidak hanya tergantung pada pasokan dari luar daerah. Bahkan dapat menekan harga dan menjaga ketersediaan stok. Selain itu, dibutuhkan program peningkatan infrastruktur yang bertujuan memperlancar jalur distribusi.
“Infrastruktur yang baik dan memadai dapat mempercepat proses distribusi bahan pokok,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha menambahkan, kepolisian terus melakukan monitoring di pasar–pasar. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya aksi penimbunan sembako.
“Kita terus lakukan patroli. Personel bertemu langsung ke pedagang sembari melakukan pengawasan guna pencegahan aksi penimbunan,” singkat Kapolresta. (kn-2)


