TANJUNG SELOR – Bulan suci Ramadan tahun ini bedug sahur kembali digelar. Meskipun sempat tak digelar dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19.
Masyarakat pun memadati ruas jalan yang dilalui peserta bedug sahur. Dengan mengambil start di Langgar Al-Inayah Tanjung Selor dan finish Kampung Arab, pada Sabtu (15/4) malam lalu. Salah seorang penonton Rini mengaku, parade bedug sahur ini yang selalu ditunggu –tunggu warga. Ini juga pertama kalinya menonton bedug sahur di Bulungan, karena Rini merupakan warga Kota Tarakan.
“Kalau di Tarakan sering saya nonton parade bedug sahur seperti ini. Selama saya di Bulungan baru pertama kali liat parade bedug sahur,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, parade bedug sahur merupakan tradisi yang harus dirawat serta ini jadi momen untuk mengisi Ramadan.
“Parade bedug sahur ini tradisi yang perlu kita rawat dan diperkenalkan kepada anak-anak. Setiap tahun ini yang paling ditunggu-tunggu warga menyambut datangnya 1 Syawal,” terangnya.
Bupati pun memberikan apresiasi kepada Persaudaraan Pemuda Kampung Arab. Telah berupaya merawat tradisi, sehingga masyarakat pun antusias menyaksikan parade bedug sahur tersebut. “Mudah-mudahan tahun depan kita bisa gelar hal serupa,” tutupnya. (kn-2)


