TANJUNG SELOR – Pada cabor Petanque, Kabupaten Bulungan dinobatkan sebagai juara umum yang mengumpulkan 13 medali (6 emas, 6 perak dan 1 perunggu).
Bertanding di Lapangan depan Kantor DPUPR Perkim Kaltara, atlet Bulungan begitu mendominasi di cabor ini. Bahkan di hari pertama, Bulungan sukses merebut 5 medali (4 emas dan 1 perunggu).
Keunggulan perolehan medali pada hari pertama, membangkitkan semangat atlet Petanque Bulungan untuk bermain lebih baik. Alhasil, di hari terakhir pertandingan, pada Senin (19/12), Bulungan menambah pundi-pundi medali. Dengan torehan 2 emas, 5 perak dan 1 perunggu.
Pada peringkat kedua, KTT tampil apik dengan mengumpulkan total 13 medali (4 emas, 2 perak dan 7 perunggu). Sementara Tarakan dan Nunukan harus puas berada di peringkat ketiga dan keempat. Tarakan mengumpulkan 13 medali (2 emas, 3 perak dan 8 perunggu). Kabupaten Nunukan memperoleh 13 medali (1 emas, 2 perak dan 10 perunggu). Tampil sebagai juara umum tentu merupakan kebanggaan bagi Bulungan.
“Tiga bulan sebelum Proprov ini, kita sudah lakukan latihan rutin. Alhamdulillah, target kami memang 6 medali emas dan itu tercapai,” ujar Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bulungan Dhani Alam.
Berkaitan menghadapi Pra PON, lanjut Dhani, pada cabor Petanque ini tidak bisa diduga-duga. Karena permainan ini butuh konsentrasi dan keberuntungan. “Di FOPI ini tidak ada namanya juara abadi, baik junior maupun senior. Tapi hasil ini kami merasa puas, meskipun ke depannya tetap mempersiapkan atlet pada kejuaraan-kejuaraan mendatang,” tutupnya. (kn-2)


