TANJUNG SELOR – Pencarian selama tiga hari, akhirnya membuahkan hasil. Meskipun Dimas Zhafran Khairy ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan Rafidin, tim yang terdiri dari BPBD Bulungan, Basarnas, Babinsa Sekatak, Polsek Tanjung Palas dan instansi terkait lainnya, serta warga masyarakat, korban ditemukan pukul 13.00 Wita.
“Di hari ketiga pencarian, bersama-sama melakukan penyisiran areal Sungai Kayan, dan menemukan korban yang telah mengambang di permukaan air,” jelasnya, Minggu (24/9).
Setelah itu, tim melakukan evakuasi jenazah anak berusia 10 tahun itu dan membawa ke rumah duka untuk diserahkan ke kelurga untuk dimakamkan. Korban ditemukan tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian yang berada di Dermaga Pondol Kayu Tepian Sungai Kayan Jalan Kasimuddin RT 001 Kelurahan Tanjung Palas Hulu, Kabupaten Bulungan.
“Korban ditemukan di Lebong Sungai Kayan kurang lebih 5 km dari tempat kejadian,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan keterangan Saksi Asman, pada Jumat (22/9) lalu sekitar pukul 16.40 Wita, beserta korban Dimas sedang mencuci kaki sehabis main bola di Dermaga Pondok Kayu Tepian Sungai Kayan. Di lokasi tersebut terdapat jembatan Dermaga Pondok Kayu Tepian Sungai Kayan di Jalan Kasimudin RT 001 Kelurahan Tanjung Palas Hulu, Kecamatan Tanjung Palas.
Sementara, saksi Asman di bagian air rendah. Tetapi, korban tiba-tiba menyelam namun terbawa arus Sungai Kayan. “Korban tak bisa berenang. Korban tenggelam pada saat menyelam dan terbawa arus Sungai Kayan,” terangnya. (kn-2)


