Friday, 3 April, 2026

Jangan Panic Buying Ketika Isi BBM

TARAKAN – Isu adanya rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, sudah menimbulkan riak di masyarakat.

Di tengah isu kenaikan BBM bersubsidi ini, Pertamina malah menurunkan harga BBM non subsidi, untuk jenis Dexlite dari Rp 18.150 menjadi Rp 17.450 per liter. Di sejumlah SPBU maupun APMS di Tarakan, masih terpantau aman dan belum ada tampak antrean melebihi di hari biasanya.

Mengantisipasi atau mengatasi kepanikan ini, Pertamina meminta masyarakat tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar di waktu bersamaan. Yang mengakibatkan panic buying.

“Kami juga sampai saat ini belum menerima adanya instruksi kenaikan harga. Malah penurunan harga BBM non subsidi jenis Dexlit,” jelas Sales Branch Manager Rayon V Kaltimut Pertamina Depo Tarakan Azri Ramadan Tambunan, Jumat (2/9).

Pihaknya menyampaikan, ketersediaan BBM subsidi terutama Pertalite dan Bio Solar masih aman khususnya di Tarakan. Jumlahnya masih sejalan atau sesuai yang harus disalurkan. Termasuk untuk kuota yang sudah ditetapkan.

Hingga kemarin, belum ada informasi lonjakan permintaan dari SPBU. Dari pantauannya sekira pukul 10.00 Wita-12.00 Wita, di sejumlah SPBU di Tarakan, pembelinya masih sama.

“Tidak tiba-tiba langsung ramai. Masyarakat jangan panik dulu, belum ada instruksi. Terkait subsidi ini kan ranahnya Pemerintah Pusat. Kami di daerah hanya melaksanakan. Tapi, sampai saat ini masih belum ada kepanikan,” tegasnya.

Salah seorang pengendara roda dua, Zainal Abidin mengatakan, terkait isu kenaikan harga BBM subsidi ini meminta pemerintah melakukan perhitungan yang tepat, sebelum dilakukan. Terlebih lagi, masyarakat di Indonesia sebagian besar bergantung pada BBM subsidi.

“Kan katanya karena disubsidi, jadi beban pemerintah semakin besar. Ya kalau memang mau dinaikkan, diperhitungkan dengan benar. Jangan sampai beban pemerintah berkurang, malah masyarakat ini yang jadi kesulitan. Karena terbebani lagi dengan harga BBM yang naik. Sekarang saja harga BBM belum naik, semua harga sembako sudah naik,” cetusnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru