TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara lakukan perekaman untuk mencapai target hingga akhir tahun ini.
Pasalnya, sasaran dari Disdukcapil Kaltara pemilih pemula yang belum terdata atau melakukan perekaman. Termasuk masih banyaknya masyarakat yang belum lakukan perekaman.
Diakui Kepala Disdukcapil Kaltara Sanusi, pihaknya lakukan jemput bola dengan turun ke lapangan untuk perekaman. Melakukan jemput bola ke Long Lejuh, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan dan Krayan di Kabupaten Nunukan.
“Ada masyarakat yang akan dilakukan pendataan dan perekaman. Apalagi, sedang diminta teman-teman di perusahaan, melaporkan kembali karyawan. Banyak yang statusnya belum domisili di Kaltara,” ungkapnya, Senin (21/8) lalu.
Jemput bola ini, lanjut dia, utamanya untuk persiapan Pemilu 2024 mendatang. Yang menjadi salah satu fokus Disdukcapil, yakni pemilih pemula. Pendataan akan terus dikejar, khususnya bagi para pemilih potensial.
Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Kaltara Sumaji menambahkan, saat ini sedang mengejar capaian perekaman di Kaltara. Apalagi utamanya pada pemilih pemula. Pihaknya sedang memfasilitasi Disdukcapil Bulungan ke Long Lejuh dan desa sekitarnya pada 22-23 Agustus.
“Nanti pada 24-29 Agustus akan melayani masyarakat di Krayan. Itu yang turun Disdukcapil Nunukan,” jelasnya.
Pelayanan yang dilakukan, selain perekaman juga akta kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya. Bahkan bisa dilakukan cetak ditempat. Tahun ini, perekaman ditargetkan 99,22 persen. Untuk akta kelahiran ditargetkan 98 persen. Hingga saat ini, khusus perekaman di Kaltara sudah 99,7 persen.
“Digenjot wilayah yang jauh-jauh. Sebab untuk yang dekat, kabupaten/kota mampu melayani. Di luar wilayah yang jauh perlu campur tangan provinsi,” terangnya. (kn-2)


