Friday, 3 April, 2026

Korban Ditemukan Sejauh 1,71 KM

TARAKAN – Anak berinisial AI (5) yang diduga hanyut terseret derasnya arus air, ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, sekitar pukul 15.30 Wita, Selasa (12/12).

Kondisi korban terlentang di parit yang berada di Gang Nipah, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat. “Korban ditemukan dalam keadaan naik delta (meninggal dunia), kurang lebih 1,71 kilometer (KM) dari LKP (Last Know Position). Hampir 2 KM. Ditemukan tim SAR gabungan di belakang rumah warga dalam kondisi terlentang,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan Syahril.

Ia menjelaskan, pada hari pertama pencarian sudah mencari korban di TKP ditemukannya korban. Namun terkendala dengan kondisi air yang cukup keruh. Diduga jenazah korban saat itu berada dibawah permukaan air.

“Sesuai pengalaman kami, kalau anak-anak itu dihari kedua baru naik (kepermukaan air). Pas juga dihari kedua, korban ditemukan,” jelasnya.

Selama operasi SAR, pihaknya tidak menemukan kendala lain. Meski begitu pihaknya mengimbau orangtua, agar selalu memperhatikan anak-anaknya yang sedang bermain. Terlebih saat anak-anak bermain diwaktu hujan deras.

“Kalau hujan deras begitu, aliran parit kencang arusnya. Ini juga menjadi pengalaman buat orangtua khususnya di Tarakan. Lebih banyak mengawasi anak-anaknya yang bermain dipinggiran sungai atau parit,” pesannya.

Diberitakan sebelumnya, korban diduga terbawa arus air di salah satu parit yang ada di Gang Bhakti RT 8, Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat sekira pukul 12.00 Wita, Senin (11/12).

Di waktu tersebut saat itu Kota Tarakan sedang diguyur hujan deras.

Kejadian bermula saat hujan deras dan diduga korban bermain dekat parit. Tim SAR gabungan memastikan debit air di parit tersebut cukup banyak dan diserta arus air yang deras saat hujan melanda Kota Tarakan. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru