TARAKAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan atau SAR Tarakan turut bersiaga dalam menghadapi momen Idulfitri 2024. Siaga SAR ini akan dilaksanakan pada 4-18 April 2024 mendatang.
Kepala Kantor SAR Tarakan Syahril mengatakan, mekanisme siaga SAR tak jauh berbeda dengan siaga SAR pada momen tertentu sebelumnya. Hal yang ditekankan dalam pelaksanaan siaga SAR ini, pemantauan di titik penumpukan penumpang di bandara maupun pelabuhan.
Dalam siaga SAR kali ini, pihaknya mengerahkan seluruh alutsista baik di darat maupun laut. “Seperti bandara dan pelabuhan atau titik yang kami anggap rawan dalam arus mudik Lebaran. Kami intens kan disitu,” tegasnya, Kamis (4/4).
Adapun alut yang dikerahkan berupa KN SAR Seta dan Rigid Inflatable Boat (RIB) akan disiagakan di depan Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. Nantinya akan ada sistem patroli berjadwal, yang akan digelar oleh petugas SAR untuk menjaga keamanan pelayaran penumpang.
“Yang masuk dalam wilayah kerja kita Pod SAR Tarakan dan Nunukan disiagakan personel. Nanti teknisnya personel di darat mobile setiap hari,” ungkapnya.
Selain armada kapal, turut menyiagakan peralatan penyelamatan di air, peralatan penyelamatan pada kecelakaan kendaraan, penyelamatan di gunung hutan dan penyelamatan di reruntuhan. Selain siaga pada titik penumpukan penumpang, pihaknya pun siaga di tempat wisata khususnya Pantai Amal Tarakan.
Total dari seluruh personel SAR yang disiagakan berjumlah 60 personel, yang tersebar di Pos SAR Nunukan dan Tarakan. “Agar masyarakat tetap menjaga keselamatan dalam melaksanakan kegiatan di perairan dan di tempat-tempat objek wisata,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaan siaga SAR Idulfitri, pihaknya mengimbau kepada penumpang dan masyarakat agar memperhatikan keselamatan dalam beraktivitas. Baik itu dalam mudik maupun di tempat wisata. Kepada penyedia jasa angkutan Lebaran, agar memperhatikan keselamatan penumpang. Terutama mesin, dan peralatan seperti life jacket.
“Jangan sampai mesin mati nanti kemudian hanyut. Jadi dari masyarakat dan penyedia jasa harus memperhatikan keselamatan,” pesannya. (kn-2)


