Friday, 3 April, 2026

Pembangunan Jembatan Bulan Kembali Direncanakan

TANJUNG SELOR – Sempat dihentikan rencana pembangunan Jembatan Bulan (Bulungan-Tarakan). Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berencana melanjutkan pembangunan tersebut.

Pembangunan tersebut bekerjasama dengan China Road and Bridge Corporation (CRBC). Bahkan, Pemprov Kaltara telah melaksanakan MoU (Memorandum of Understanding). Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Suriansyah mengatakan, terus menindaklanjuti MoU itu. Dalam upaya mewujudkan pembangunan Jembatan Bulan.

CRBC pun memberikan penjelasan yang positif. Dipaparkan dan disampaikan dokumen yang dibutuhkan. Kemudian dilakukan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Jembatan Bulan ini diupayakan masuk program nasional. Maka dari itu, diupayakan dan dilengkapi dokumennya,” ungkapnya, kemarin (19/4).

Apabila Jembatan Bulan bisa terwujud, akan menjadi dambaan masyarakat Kaltara. Akan tetapi, banyak yang harus diperhatikan dari dampak pembangunan tersebut. “Nantinya, banyak melintasi kawasan yang harus dilindungi. Termasuk hutan mangrove,” imbuhnya.

Selain itu, pembangunan Jembatan Bulan membutuhkan banyak dana. Dengan kondisi keuangan yang dimiliki Pemprov Kaltara, ia mengaku butuh bantuan Pemerintah Pusat. Sekprov juga berharap CRBC dapat mengkoordinasikan terkait pendanaan tersebut bersama Pemerintah Tiongkok.

“Walau bagaimana pun, pembangunan Jembatan Bulan ini proyek kerja sama antara dua negara,” ujarnya.

Berdasarkan dokumen yang ada, jembatan tersebut akan terbentang dengan lima titik. Titik pertama berada di Kota Tarakan. Titik kedua di Pulau Sadau dan titik ketiga di Pulau Payau. Lalu, titik keempat Desa Liagu. Sementara titik kelima akan di Kecamatan Sekatak, Pulau Agis menuju Sungai Ancam atau Pulau Agis menuju Pentian. Diperkirakan panjang jembatan tersebut mencapai 29,16 km. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru